Dengan kondisi seperti ini, JPMorgan memperkirakan harga Brent akan mulai tertekan di bawah level USD60 pada tahun 2026 mendatang. Bahkan, pada kuartal akhir 2026, harga diproyeksikan sudah berada di kisaran USD50-an.
Namun begitu, tahun 2027 dipandang sebagai periode yang lebih suram.
Jadi, bersiaplah. Jika prediksi ini akurat, pasar energi global akan menghadapi era harga minyak yang sangat murah dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Harga Minyak Diprediksi Tertekan hingga 2026, Baru Pulih Setelahnya
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam