Dengan kondisi seperti ini, JPMorgan memperkirakan harga Brent akan mulai tertekan di bawah level USD60 pada tahun 2026 mendatang. Bahkan, pada kuartal akhir 2026, harga diproyeksikan sudah berada di kisaran USD50-an.
Namun begitu, tahun 2027 dipandang sebagai periode yang lebih suram.
Jadi, bersiaplah. Jika prediksi ini akurat, pasar energi global akan menghadapi era harga minyak yang sangat murah dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%
Avian Brands Bagikan Dividen Final Rp709 Miliar, Total 2026 Capai Rp1,36 Triliun
Analis Soroti Anomali: Kinerja BCA Gemilang, Harga Saham Justru Anjlok
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Setara Rp45 per Saham untuk Tahun Buku 2025