Remaja 15 Tahun Diduga Tewaskan Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading

- Kamis, 26 Februari 2026 | 17:30 WIB
Remaja 15 Tahun Diduga Tewaskan Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading

Suasana di Jalan Puskesmas, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Selasa petang (24/2/2026) itu mendadak berubah mencekam. Jeritan histeris seorang ibu memecah keheningan. Dari dalam rumahnya, dia memekik minta tolong. Warga yang mendengar pun berhamburan. Apa yang mereka temukan sungguh mengerikan: seorang pemuda, MAR (21), tergeletak tak bernyawa di ruang tamu, kepalanya hancur bersimbah darah. Tak jauh dari sana, adik kandungnya sendiri, MAH (15), berdiri dengan tangan masih berlumuran merah.

Menurut sejumlah saksi, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul setengah enam sore. Sang ibu, yang menemukan kondisi mengerikan itu, langsung berteriak histeris memanggil tetangga. Teriakan itu yang akhirnya membawa warga berkerumun.

“Pelaku keluar sendiri, tangannya masih penuh darah. Kami langsung amankan dia,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Begitu sampai di lokasi, suasana sudah ricuh. Garis polisi cepat dipasang mengitari pagar rumah sederhana di RT 05 RW 06 itu. Dari luar, bercak darah di lantai teras terlihat jelas. Korban ditemukan tergeletak di belakang pintu ruang tamu, dengan luka parah akibat hantaman benda tumpul. Sebuah palu diduga menjadi alat yang digunakan dalam penganiayaan sadis ini.

MAR sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gading Pluit. Tapi usaha itu sia-sia. Pukul 18.00 WIB, nyawanya tak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani prosedur visum.

Di sisi lain, polisi sudah bergerak cepat. Kasat PPA Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsini, membenarkan bahwa mereka menerima laporan dugaan pembunuhan antar saudara kandung.

“Melaporkan terkait ada dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh adik terhadap kakaknya,” jelas Ni Luh, Selasa malam.

Dia menambahkan, proses penyelidikan masih berjalan. Visum terhadap korban pun masih dilakukan. “Masih dalam proses penyelidikan dan visum terhadap korban,” katanya lagi.

Karena pelaku masih di bawah umur, kasus ini langsung diambil alih Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Saat diamankan dan dibawa ke Polsek Kelapa Gading, MAH dikabarkan tidak melawan. Dia terlihat pasrah.

Tim Inafis telah selesai mengolah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Namun begitu, pertanyaan besar masih menggantung: apa motif di balik semua ini? Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami duduk persoalannya, mencoba menyibak tabir yang membuat seorang remaja tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar