Nah, soal jadwal, berdasarkan dokumen IPO, saham RLCO rencananya bakal resmi tercatat di BEI mulai 8 Desember 2025. Proses IPO ini cuma dikawal satu penjamin, yaitu Samuel Sekuritas Indonesia.
Lalu, apa sih sebenarnya bisnis utama RLCO? Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan dan pencucian sarang burung walet. Selain itu, mereka juga berdagang produk-produk kesehatan, tapi lewat entitas anak perusahaannya.
Yang jadi pertanyaan, kemana uang hasil IPO nanti akan dialirkan? Ternyata, setelah dipotong biaya emisi, sebagian besar dana sekitar 56,33 persen akan dipakai untuk modal kerja dan beli sarang burung walet.
Di sisi lain, sisa dana sebesar 43,67 persen akan disetorkan ke PT Realfood Winta Asia. Dana itu bentuknya penyertaan modal, yang rencananya juga akan dipakai untuk pembelian sarang burung walet.
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi