Setelah sempat melemah, IHSG hari ini diprediksi bakal bangkit lagi. Kemarin, indeks ditutup turun 0,56 persen ke level 8.521,88. Tak cuma itu, aksi jual asing pun ikut meramaikan dengan nilai mencapai Rp1,5 triliun.
Beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BBRI, BRPT, BRMS, EMTK, dan BUMI. Tapi jangan khawatir, situasinya mungkin berubah hari ini.
Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpeluang rebound. Ia memproyeksi support di kisaran 8.450–8.500, sementara resistance ada di rentang 8.550–8.600.
"IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan kenaikan bursa AS,"
ujar Fanny dalam risetnya, Rabu (26/11/2025).
Dan memang, Wall Street sedang dalam momen yang cukup menggembirakan. Bursa AS ditutup menguat pada sesi Selasa, melanjutkan reli untuk hari ketiga berturut-turut. Dow Jones melonjak 1,43 persen, diikuti S&P 500 yang naik 0,91 persen, dan Nasdaq Composite menguat 0,67 persen.
Kenaikan ini didorong sentimen pasar yang mulai percaya bahwa The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga pada Desember mendatang. Tak ketinggalan, saham-saham berbasis kecerdasan buatan juga ikut menyumbang penguatan.
Nah, untuk perdagangan Rabu ini, Fanny punya enam rekomendasi saham yang patut dicermati: AMMN, PTRO, CDIA, BUMI, BRMS, dan DEWA.
AMMN bisa dibeli di area Rp6.800 dengan cutloss di bawah Rp6.725. Target dekatnya Rp6.950–Rp7.100.
PTRO masuk kategori Spec Buy di kisaran Rp9.550–Rp9.725. Cutloss-nya di bawah Rp9.500, sementara target dekat berada di Rp9.900–Rp10.025.
CDIA juga menarik. Area beli di Rp1.820, cutloss di bawah Rp1.810. Target dekat: Rp1.835–Rp1.850.
BUMI bisa dibeli di rentang Rp230–Rp236. Cutloss di bawah Rp220, target dekat Rp242–Rp248.
BRMS masuk rekomendasi dengan area beli Rp960–Rp975. Cutloss di bawah Rp945, target dekat Rp1.000–Rp1.040.
Terakhir, DEWA. Area beli di Rp418, cutloss di bawah Rp412. Target dekat: Rp422–Rp428.
Artikel Terkait
28 Saham Mid-Big Cap Catat PBV di Bawah 1, Sinyal Value Investing?
Direktur MSIN Buka Suara Soal Volatilitas Saham dan Rencana Secondary Listing
MNC Sekuritas Gelar Instagram Live Bahas Potensi dan Risiko Waran Terstruktur
Grup Bakrie Pacu Restrukturisasi Modal Lewat Rights Issue dan Private Placement