Di sisi lain, indeks sektor juga mayoritas bernada negatif. Meski IDX Technology masih bisa menguat 0,81 persen dan IDX Health naik 0,83 persen, sektor properti justru terpuruk. IDX Property anjlok 1,27 persen, diikuti IDX Infrastructure yang melemah 0,21 persen.
Indeks-indeks utama lainnya pun tak luput dari tekanan jual. LQ45, misalnya, melemah 0,43 persen ke level 859,63. Begitu juga dengan IDX30 yang terkoreksi 0,31 persen ke posisi 445,65.
Tapi, di tengah tekanan jual itu, ada beberapa saham yang justru bersinar. Di jajaran penggerak LQ45, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melonjak 4,71 persen ke Rp400. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga naik 4,59 persen ke Rp228, disusul PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang menguat 1,93 persen ke Rp1.320.
Sayangnya, tidak semua saham besar beruntung hari ini. Beberapa emiten ternama justru masuk dalam daftar top losers LQ45. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tergelincir 2,46 persen ke Rp6.925. Lalu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 2,35 persen ke Rp7.275, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 2,25 persen ke Rp2.610.
Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi