Transaksi senilai Rp583,6 miliar ini dilakukan dengan harga Rp520 per saham. Nilainya yang fantastis ini langsung mengubah peta kepemilikan BOGA.
Dengan demikian, status pengendali langsung perusahaan pun resmi beralih. Dari PT Falcon Asia Investama, kini berpindah ke GX Archipelago Pte Ltd. Perubahan ini tentu saja membawa angin segar dan harapan akan strategi baru bagi masa depan bisnis Bintang Oto.
Sebagai langkah berikutnya, GX Archipelago Pte Ltd akan melaksanakan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada para pemegang saham publik. Ini adalah prosedur standar setelah sebuah akuisisi besar seperti ini dinyatakan tuntas.
DESI ANGRIANI
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi