Target Penyelesaian 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Dipercepat
Pemerintah mempercepat target penyelesaian pembangunan fisik seluruh 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Rencananya, proyek nasional ini ditargetkan selesai dan beroperasi pada Maret atau April 2026.
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa target percepatan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan dalam sebuah Rapat Paripurna yang digelar pada 21 Oktober.
Setiap unit koperasi desa ini akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk mendukung operasionalnya. Fasilitas tersebut meliputi gedung, area gudang penyimpanan, gerai penjualan, serta berbagai perlengkapan dan barang dagangan yang diperlukan untuk kegiatan koperasi.
Dukungan Sumber Daya Manusia: 7.867 Asisten Bisnis Direkrut
Untuk mendukung pengelolaan koperasi di tingkat desa, Kementerian Koperasi dan UKM telah merekrut dan melatih sebanyak 7.867 asisten bisnis. Tenaga-tenaga pendamping ini akan menjadi tulang punggung dalam pengembangan dan operasional koperasi.
Setiap asisten bisnis akan bertanggung jawab mendampingi sepuluh koperasi desa. Tugas mereka mencakup berbagai aspek, mulai dari penyusunan rencana bisnis, pembukuan dan administrasi, hingga memastikan kelancaran operasional koperasi di lapangan.
Anggaran Pembangunan dan Skema Pembiayaan
Di sisi pendanaan, anggaran untuk pembangunan fisik setiap unit Koperasi Desa Merah Putih diperkirakan mencapai Rp 2,5 miliar per lokasi. Anggaran ini dinilai sangat efisien karena sudah mencakup pembangunan gedung, kelengkapan sarana pendukung, hingga kendaraan operasional.
Pemerintah telah mengamankan skema pembiayaan untuk proyek strategis ini melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Plafon kredit yang disetujui mencapai Rp 3 miliar untuk setiap koperasi. Alokasi dana ini tidak hanya untuk investasi fisik, tetapi juga untuk modal kerja agar koperasi dapat segera berjalan.
Hingga saat ini, proses pembangunan telah dimulai secara signifikan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa sudah ada 7.923 unit Koperasi Desa Merah Putih yang sedang dalam tahap konstruksi. Pembangunan ini juga melibatkan kolaborasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mempercepat realisasi di lapangan.
Artikel Terkait
Hutama Karya Raup Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026, Tembus 172 Persen Target
PT Sinar Terang Mandiri Tbk Bagikan Dividen Rp60,23 Miliar, Setara Rp14,75 per Saham
Indonet Tunjuk Donauly Elena Situmorang sebagai Direktur Utama, Gantikan Andrew Rigoli
IHSG Anjlok 6,6% dalam Sepekan, Saham Logistik Baru IPO Justru Melonjak 94%