Potensi Emas Industri Kelapa Indonesia Capai Rp 4.800 Triliun
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap potensi ekonomi luar biasa dari industri hilirisasi kelapa nasional. Nilainya diproyeksikan dapat mencapai Rp 4.800 triliun, suatu angka yang setara dengan 1,5 kali lipat dari nilai APBN Indonesia.
Peluang besar ini muncul seiring dengan perubahan tren konsumsi global. Amran menyoroti pergeseran minat masyarakat dunia dari susu hewani ke produk berbasis kelapa, seperti coconut milk dan berbagai turunannya. Indonesia dinilai perlu merespons tren positif ini dengan memperkuat lini produksi dan pengolahan lanjutan komoditas kelapa.
"Dengan mengemas air kelapa secara premium saja, nilai ekonominya bisa menyentuh Rp 2.400 triliun. Jika hilirisasi dilakukan secara total, nilainya bisa tembus Rp 4.800 triliun," jelas Amran dalam sebuah keterangan.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI
Pemerintah Hapus 11.014 Nama dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
IHSG Menguat Tipis 0,46% di Sesi Pagi, Volume Transaksi Tembus Rp10 Triliun