Seorang town crier atau juru pengumuman tradisional asal Canberra, Australia, berhasil memecahkan rekor dunia untuk suara paling keras yang pernah dihasilkan manusia. Joseph McGrail-Bateup mencetak rekor baru dengan teriakan mencapai 122,4 desibel, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Annalisa Flanagan, seorang guru sekolah dasar dari Belfast, yang pada 1994 berhasil meneriakkan kata 'quiet' dengan volume 121,7 desibel.
Meski selisihnya hanya 0,7 desibel, skala desibel bersifat logaritmik. Artinya, peningkatan tersebut setara dengan kenaikan energi suara sekitar 17 persen. Sebagai gambaran, tingkat kebisingan 122,4 desibel sebanding dengan suara ambulans yang sedang menyala, mesin jet, atau gergaji mesin yang dihidupkan di dekat telinga.
Pencapaian ini tidak datang tanpa risiko. McGrail-Bateup mengaku butuh tujuh kali percobaan hanya untuk meneriakkan satu kata, 'now'.
"Tidak ada cara untuk benar-benar berlatih untuk ini. Anda harus menyimpan tenaga untuk hari pelaksanaannya, apalagi kalau sedang mencoba memecahkan rekor dunia," katanya kepada Associated Press.
Ia menambahkan bahwa setelah percobaan tersebut, suaranya rusak selama beberapa hari. "Suaranya serak dan rasanya buruk sekali. Jadi memang tidak bisa benar-benar dilatih. Tapi saat melakukannya, ini sangat menyenangkan," ujarnya.
Meski memecahkan rekor, Guinness World Records secara spesifik memberikan McGrail-Bateup gelar sebagai pria dengan teriakan paling keras. Dengan demikian, Annalisa Flanagan tetap mempertahankan rekor di kategori perempuan. McGrail-Bateup mengaku senang dengan keputusan tersebut.
Ini bukan rekor dunia pertama bagi pria berusia 58 tahun itu. Pada 2019, ia pernah memecahkan rekor menembakkan 10 anak panah dalam waktu tercepat, yakni 60,03 detik. Namun, rekor itu hanya bertahan sembilan bulan sebelum dipecahkan oleh seorang bocah berusia 7 tahun. Rekor tersebut kemudian kembali dipecahkan pada 2023 oleh Casey Wilhelm dari Missouri dengan waktu 39,53 detik.
Jika dibandingkan dengan suara paling keras yang pernah dihasilkan manusia melalui teknologi, rekor McGrail-Bateup masih jauh. Gelar tersebut masih dipegang oleh Tsar Bomba, senjata nuklir Uni Soviet berkekuatan 50 megaton yang diuji pada 1961, dengan suara sekitar 224 desibel. Energi akustik ledakan itu diperkirakan 14,5 miliar kali lebih besar daripada teriakan McGrail-Bateup.
Artikel Terkait
Art Block Bukan karena Kehabisan Ide, Justru Kebanyakan Referensi
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Suhu Tembus Rekor dan Picu Darurat Kesehatan
Schisandra Chinensis, Buah Lima Rasa yang Kini Diteliti Ilmuwan Modern
NASA Tangkap Gelombang Air Hangat Raksasa di Pasifik, Tanda El Niño Kian Kuat