Danau Eyre Terbelah Dua, Warna Airnya Bak Dua Dunia Berbeda

- Rabu, 07 Januari 2026 | 14:24 WIB
Danau Eyre Terbelah Dua, Warna Airnya Bak Dua Dunia Berbeda

Sementara Madigan Gulf justru berwarna coklat kemerahan pekat. Dari jarak dekat, warnanya bahkan dilaporkan cenderung merah muda hingga oranye.

Lantas, apa penyebab perbedaan mencolok ini? Diduga, kondisi lingkungan setempat yang berperan. Faktor seperti tingkat salinitas, kedalaman air, dan komposisi mikroorganisme di setiap teluk kemungkinan besar menjadi pemicunya. Beberapa danau berwarna merah muda di dunia diketahui mengandung alga tertentu, dan jenis alga serupa juga ditemukan di Lake Eyre.

Fenomena ini sekaligus mengingatkan kita pada sifat dinamis alam. Lake Eyre adalah danau endoreik, sepenuhnya bergantung pada curah hujan yang tak menentu. Keberadaan air di sini selalu sementara. Hingga saat ini, belum ada yang tahu kapan genangan air warna-warni ini akan lenyap kembali, mengering seperti sedia kala.

Danau endoreik memang sering menyimpan kejutan. Ambil contoh Danau Van di Turki pada 2023. Saat mengering, danau itu memperlihatkan mikrobialit kuno struktur batuan vertikal mirip terumbu karang raksasa yang tersembunyi ratusan ribu tahun di dasar air. Struktur itu diperkirakan terbukan oleh aliran lava vulkanik yang bercampur dengan batuan dasar danau.

Perubahan warna Lake Eyre kali ini, selain indah dipandang, adalah bukti nyata. Ia menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem bisa mengubah lanskap Bumi secara dramatis, bahkan di tempat yang paling gersang sekalipun.

Foto-foto spektakuler ini sendiri direkam oleh NASA Earth Observatory, menggunakan data dari satelit Landsat.


Halaman:

Komentar