Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini sudah merasuk ke hampir semua aspek kehidupan kita. Bukan hal aneh lagi melihat teknologi ini membantu manusia mengerjakan berbagai hal, mulai dari urusan yang sederhana sampai yang kompleks sekalipun.
Yang menarik, peran ahli pun mulai bisa digantikan. Contohnya? Untuk konsultasi dan mendiagnosis masalah kesehatan.
Menurut sebuah survei terbaru, Indonesia AI Report 2025, angka yang terungkap cukup mencengangkan. Tercatat 34 persen masyarakat mengaku pernah memanfaatkan AI untuk konsultasi atau diagnosis kesehatan fisik tanpa melibatkan tenaga kesehatan profesional sama sekali.
Di sisi lain, untuk urusan kesehatan mental, angkanya tak kalah signifikan. Sebanyak 32 persen responden mengakui pernah menggunakan AI untuk menilai kondisi psikologis mereka, tanpa pernah berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog klinis.
Nah, bagaimana dengan kamu? Pernahkah kamu curhat atau konsultasi kesehatan mental ke AI?
Ikuti polling-nya dan bagikan pengalamanmu lewat kolom komentar.
Artikel Terkait
INNOSPACE Cetak Rekor Uji Mesin Metana 420 Detik, Teknologi Pendinginan Ganda Siap Tingkatkan Efisiensi Roket
Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Innovation Awards 2026 Berkat Aplikasi My Pertamina
AS Investigasi 120 Laboratorium Biologi AS di Luar Negeri untuk Hentikan Risiko Patogen Berbahaya
Google Sediakan Fitur Bawaan Lacak, Kunci, hingga Hapus Data Ponsel Android yang Hilang