Imbauan Keselamatan KBRI New Delhi untuk WNI di India Pasca-Ledakan
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai secara resmi mengeluarkan imbauan keselamatan untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau sedang berkunjung ke India. Imbauan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi situasi keamanan pasca-insiden ledakan mobil.
Insiden keamanan terjadi di dekat kawasan Benteng Merah, New Delhi, pada hari Senin. Peristiwa ledakan mobil ini dilaporkan mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Menanggapi kejadian ini, pihak kedutaan mendorong WNI untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri dan keluarga.
Panduan Kewaspadaan untuk WNI di India
Berikut adalah langkah-langkah penting yang harus diperhatikan oleh WNI sesuai dengan imbauan KBRI New Delhi:
- Tingkatkan kewaspadaan dan hindari rasa panik dalam situasi apapun.
- Hindari berkumpul di tempat kerumunan massa yang padat.
- Patuhi seluruh prosedur keselamatan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.
- Hindari bepergian ke wilayah-wilayah yang diidentifikasi memiliki tingkat kerawanan keamanan tinggi.
Pemantauan Informasi dan Komunikasi
WNI diharapkan dapat secara aktif memantau perkembangan situasi terbaru melalui kanal informasi yang terpercaya. Selain itu, jaga komunikasi dan koordinasi dengan sesama WNI melalui grup komunitas, seperti WhatsApp Group WNI dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Pantau juga update resmi melalui media sosial KBRI New Delhi dan KJRI Mumbai.
Nomor Darurat dan Kontak Penting
Dalam keadaan darurat yang memerlukan bantuan segera dari pihak kedutaan, WNI dapat menghubungi nomor hotline berikut:
- Hotline KBRI New Delhi: 917669600082
- Hotline KJRI Mumbai: 918108176781
Lapor Diri dan Aplikasi Safe Travel
Bagi WNI yang menetap di India, sangat dianjurkan untuk melakukan Lapor Diri melalui situs Peduli WNI. Sementara bagi para traveler yang berencana mengunjungi India, disarankan untuk mengunduh aplikasi Safe Travel di ponsel mereka. Aplikasi ini memiliki fitur penting seperti pengisian data diri dan Tombol Darurat. Dengan fitur ini, tim KBRI New Delhi dan KJRI Mumbai dapat lebih cepat mengidentifikasi lokasi dan memberikan bantuan yang diperlukan saat terjadi keadaan darurat.
Artikel Terkait
5 Spot Takjil Favorit Warga Bandung Saat Ramadan
Real Belanja Pemerintah Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Tumbuh 25,7%
AS Yakinkan Mitra Dagang Soal Keberlanjutan Kesepakatan Meski Tarif Baru Berlaku
Defisit APBN Januari 2026 Capai Rp54,6 Triliun, Menkeu: Masih Terkendali