Gubernur Riau Abdul Wahid Diduga Pakai Uang Hasil Pemerasan untuk Pelesiran ke Luar Negeri
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan terbaru dalam kasus Gubernur Riau Abdul Wahid. KPK menduga uang hasil pemerasan terkait penambahan anggaran 2025 senilai Rp7 miliar digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk pelesiran ke luar negeri.
Penggunaan Uang Hasil Pemerasan untuk Kepentingan Pribadi
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan uang dugaan pemerasan dialokasikan untuk kepentingan pribadi Abdul Wahid. "Sejak awal yang bersangkutan sudah meminta. Nah, untuk kegiatannya apa saja, ini macam-macam kegiatannya. Jadi, untuk keperluan yang bersangkutan," jelas Asep di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (5/11/2025).
Destinasi Pelesiran ke Berbagai Negara
KPK mengungkap salah satu penggunaan dana tersebut untuk bepergian ke luar negeri, mencakup destinasi di Benua Eropa hingga Amerika. Bukti yang diamankan termasuk beberapa mata uang asing dari kediaman Abdul Wahid.
"Ada beberapa ini keperluan ke luar negeri, ke Inggris, ini mengapa ada uang Poundsterling karena salah satu kegiatannya itu adalah pergi atau lawatan ke luar negeri, ke Inggris, ada juga ke Brasil, yang terakhir itu mau ke Malaysia," tambah Asep.
Penetapan Tersangka dan Operasi Tangkap Tangan
KPK telah menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid dan dua orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Penetapan ini menyusul operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Riau pada Senin (3/11/2025).
Dua tersangka lainnya adalah M. Arief Setiawan (MAS) selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau dan Dani M. Nursalam (DAN) selaku Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Riau.
Artikel Terkait
Menkeu Tegaskan Pengisian Ketua OJK Harus Lewat Pansel, Bantah Isu Penunjukan Langsung
Jaecoo Catat 12.000 Pemesanan untuk J5 EV di Indonesia, 3.000 Unit Telah Terkirim
Lavrov Peringatkan Rusia Tak Akan Diam Jika Ketegangan AS-Iran Meledak
Suzuki Resmi Luncurkan e Vitara, Mobil Listrik Pertamanya di Indonesia