Miriam Adelson: Profil Miliarder Pendukung Zionisme Terbesar di Dunia
Miriam Adelson, dikenal sebagai "Ratu Judi Global", merupakan salah satu miliarder paling berpengaruh di dunia dengan kekayaan mencapai US$32,1 miliar atau setara Rp508 triliun. Dokter asal Israel ini menguasai lebih dari separuh kerajaan judi yang tercatat di Bursa Efek New York.
Latar Belakang dan Awal Kekayaan
Lahir di Tel Aviv tahun 1945 dari keluarga imigran Yahudi Polandia, Miriam mewarisi kekayaan triliunan rupiah dari mendiang suaminya, Sheldon Adelson, yang meninggal tahun 2021. Sheldon Adelson merupakan mantan CEO Las Vegas Sands, perusahaan kasino terkemuka di dunia. Warisan ini langsung menempatkannya di posisi ke-24 orang terkaya dunia versi Forbes.
Pengaruh Politik di Amerika Serikat
Miriam Adelson terkenal sebagai donor utama kampanye Donald Trump dengan tujuan menjaga dukungan tanpa syarat Amerika Serikat terhadap Israel. Donasinya mencakup:
- US$25 juta untuk kampanye Trump pertama
- US$90 juta untuk pemilu 2020
- US$100 juta untuk pilpres 2024
Kekuatan Media dan Pengaruh di Israel
Sebagai pemilik surat kabar "Israel Hayom", media paling berpengaruh di Israel, Adelson menggunakan kekuatan medianya untuk mendukung Benjamin Netanyahu dan mempengaruhi kebijakan pemerintah Israel.
Dukungan Terhadap Kebijakan Israel
Adelson berperan penting dalam berbagai kebijakan pro-Israel, termasuk:
- Mendanai pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem tahun 2018
- Membeli gedung bekas kedutaan AS di Tel Aviv senilai US$80 juta
- Menolak solusi dua negara dan mendukung aneksasi Tepi Barat
- Menyebut serangan 7 Oktober 2023 sebagai "bentuk lain Holocaust"
Melalui kekayaan dan pengaruhnya, Miriam Adelson terus memperkuat agenda Zionisme dalam politik global dan mendukung kebijakan-kebijakan Israel di kancah internasional.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu