Tidak hanya berfokus pada angka penumpang, Transjakarta juga sedang mempersiapkan fase baru menuju smart mobility. Konsep ini mengarah pada sistem transportasi publik yang terintegrasi penuh, berbasis teknologi mutakhir, dan berorientasi pada kenyamanan warga.
Welfizon menegaskan bahwa visi mereka telah berkembang. "Kita sudah tidak lagi bicara sekadar busway, tapi bagaimana layanan ini menjadi bagian dari kota cerdas, di mana warga adalah pusatnya. Karena Transjakarta ini bukan hanya customer centric, tapi citizen centric," paparnya. Transformasi ini diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi Jakarta sebagai kota global.
Apresiasi dan Penyempurnaan dari DPRD DKI
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ), mengapresiasi kemajuan sistem transportasi Jakarta yang dinilainya telah melampaui beberapa kota besar di Asia Tenggara. Namun, ia menekankan perlunya penyempurnaan terus-menerus menuju Jakarta yang lebih efisien dan manusiawi, terutama menyambut usia ke-500 tahun kota tersebut.
"Kami di DPRD tentu saja menyerap aspirasi masyarakat, juga dari Dinas Perhubungan dan Transjakarta, untuk terus memperbaiki sistem transportasi Jakarta," ujar MTZ.
Artikel Terkait
BCA Ikut Earth Hour, Layanan Perbankan Tetap Berjalan Normal
Bapanas Pastikan Distribusi Bantuan Pangan Berlanjut hingga April
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 3,5 Juta Kendaraan, Ruas Solo-Yogya Tembus 92%
KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN Jelang Batas Akhir