Transjakarta Target 400 Juta Penumpang di 2025, Siapkan Transformasi Smart Mobility

- Selasa, 04 November 2025 | 18:35 WIB
Transjakarta Target 400 Juta Penumpang di 2025, Siapkan Transformasi Smart Mobility

Transjakarta Targetkan 400 Juta Penumpang di Tahun 2025

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, mengumumkan target ambisius untuk tahun 2025: melayani lebih dari 400 juta penumpang. Target ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan realisasi penumpang pada tahun 2024 yang mencapai 372 juta orang.

Keyakinan Tercapainya Target 400 Juta Penumpang

Optimisme tersebut disampaikan Welfizon dalam forum Balkoters Talk bertajuk 'Smart Mobility: Evolusi Transjakarta untuk Jakarta 5 Abad' di Balai Kota, Jakarta Pusat. Keyakinannya didukung oleh capaian positif hingga triwulan ketiga tahun 2025, di mana Transjakarta telah melayani 298 juta pelanggan. "Kami optimistis capai target," tegasnya.

Transformasi Menuju Smart Mobility di Jakarta

Tidak hanya berfokus pada angka penumpang, Transjakarta juga sedang mempersiapkan fase baru menuju smart mobility. Konsep ini mengarah pada sistem transportasi publik yang terintegrasi penuh, berbasis teknologi mutakhir, dan berorientasi pada kenyamanan warga.

Welfizon menegaskan bahwa visi mereka telah berkembang. "Kita sudah tidak lagi bicara sekadar busway, tapi bagaimana layanan ini menjadi bagian dari kota cerdas, di mana warga adalah pusatnya. Karena Transjakarta ini bukan hanya customer centric, tapi citizen centric," paparnya. Transformasi ini diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi Jakarta sebagai kota global.

Apresiasi dan Penyempurnaan dari DPRD DKI

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ), mengapresiasi kemajuan sistem transportasi Jakarta yang dinilainya telah melampaui beberapa kota besar di Asia Tenggara. Namun, ia menekankan perlunya penyempurnaan terus-menerus menuju Jakarta yang lebih efisien dan manusiawi, terutama menyambut usia ke-500 tahun kota tersebut.

"Kami di DPRD tentu saja menyerap aspirasi masyarakat, juga dari Dinas Perhubungan dan Transjakarta, untuk terus memperbaiki sistem transportasi Jakarta," ujar MTZ.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar