Laba Bersih Darya-Varia Naik 5% di 2025, Didorong Pertumbuhan Pendapatan

- Minggu, 29 Maret 2026 | 18:00 WIB
Laba Bersih Darya-Varia Naik 5% di 2025, Didorong Pertumbuhan Pendapatan

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang cukup solid. Perusahaan farmasi yang sahamnya tercatat di bursa itu berhasil mendongkrak pendapatan sekaligus laba bersihnya dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan keuangan yang baru dirilis menunjukkan, laba bersih perseroan mencapai Rp163,95 miliar. Angka ini naik sekitar 5% jika dibandingkan dengan realisasi di 2024 yang sebesar Rp156,15 miliar.

Di sisi pendapatan, pertumbuhannya bahkan lebih menggembirakan. Sepanjang tahun lalu, DVLA meraup pendapatan hingga Rp2,23 triliun. Kenaikannya signifikan, yakni 6,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,09 triliun.

Yang menarik, kenaikan pendapatan ini ternyata tidak diikuti dengan lonjakan biaya produksi yang sama besarnya. Beban pokok pendapatan hanya naik relatif terbatas, sekitar 2,9% tahunan menjadi Rp1,02 triliun. Alhasil, laba kotor perusahaan melesat dua digit, tepatnya 10,6% menjadi Rp1,21 triliun.

Kondisi itu tentu saja mendorong kinerja operasional. Laba usaha DVLA pun terdongkrak 4,8% menjadi Rp216,23 miliar. Sementara laba sebelum pajak menyentuh Rp220,19 miliar, tumbuh sekitar 5%.

Setelah dipotong beban pajak penghasilan sebesar Rp56,24 miliar, tersisa laba tahun berjalan sebesar Rp163,95 miliar. Jumlah yang sama juga diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Lalu bagaimana dengan kondisi neracanya? Secara keseluruhan, posisi keuangan DVLA tampak menguat. Total aset per akhir Desember 2025 tercatat Rp2,35 triliun, naik 8,7% dari tahun sebelumnya.

Ekuitas pemilik juga bertambah 2,1% menjadi Rp1,48 triliun. Namun begitu, ada hal yang perlu dicermati. Total liabilitas atau kewajiban perusahaan justru melonjak cukup tinggi, 22,2% menjadi Rp870,44 miliar. Mayoritas dari kewajiban ini bersifat jangka pendek, yakni Rp679,93 miliar.

Di sisi likuiditas, tampaknya ada sedikit pengetatan. Kas dan setara kas yang dimiliki perseroan per akhir tahun tercatat Rp341,56 miliar. Jumlah ini turun 4,5% dibandingkan posisi akhir 2024.

Secara garis besar, tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan bagi DVLA. Meski ada tekanan pada liabilitas dan kas, perusahaan yang dikendalikan Blue Sphere Singapore Pte Ltd ini berhasil menjaga profitabilitasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar