Kemitraan AirAsia MOVE & Kemenparekraf Pacu Kunjungan Wisatawan Malaysia ke Indonesia
AirAsia MOVE bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memperpanjang kerja sama strategis hingga Oktober 2025 untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia.
Kampanye MacamLokal Dorong Eksplorasi Wisata Indonesia
Kolaborasi bertema MacamLokal ini mendorong wisatawan Malaysia menjelajahi kuliner, budaya, alam, dan keramahan masyarakat Indonesia secara langsung. Data AirAsia MOVE mencatat peningkatan signifikan sebanyak 2,636 wisatawan asal Malaysia, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 68 ribu orang dalam kurun waktu 50 hari.
Strategi Pemasaran Terintegrasi Wonderful Indonesia
Pencapaian ini merupakan hasil dari rangkaian inisiatif digital dan kegiatan offline terintegrasi di bawah kampanye utama "Wonderful Indonesia". Aktivitas kampanye mencakup familiarisation trip bersama KOL asal Malaysia, promosi tiket pesawat dan hotel melalui aplikasi AirAsia MOVE, serta konten digital yang menyoroti keindahan berbagai destinasi Nusantara.
Destinasi Unggulan yang Dituju
Program ini menjangkau kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, dan Surabaya, serta destinasi wisata populer seperti Bandung dan Yogyakarta. Arbi Wienandar, Country Head AirAsia MOVE Indonesia menjelaskan bahwa melalui sinergi antara data, teknologi, dan promosi digital, mereka dapat mendorong peningkatan wisatawan asing serta pertumbuhan industri lokal secara berkelanjutan.
Komitmen Ekspansi ke Depan
"Ke depan, AirAsia MOVE berkomitmen memperluas visibilitas pariwisata Indonesia ke lebih banyak daerah dan menarik lebih banyak wisatawan dari kawasan ASEAN," kata Arbi.
Sinergi Publik-Swasta yang Efektif
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan bahwa kemitraan dengan AirAsia MOVE merupakan contoh sinergi publik-swasta yang efektif dalam memajukan industri pariwisata nasional. "Dengan peningkatan lebih dari dua ribu wisatawan Malaysia, kami dapat merancang strategi pemasaran yang lebih relevan," jelasnya.
Profil dan Tren Wisatawan Malaysia
Data internal AirAsia MOVE menunjukkan tren menarik dimana 74 persen pelancong berasal dari generasi milenial dan Gen Z. Kelompok ini dikenal aktif bepergian, haus akan pengalaman baru, dan gemar membagikan momen perjalanan di media sosial, yang memperluas eksposur destinasi wisata Indonesia di ranah digital secara organik.
Wisata Belanja dan Pola Perjalanan
Wisata belanja menjadi magnet tersendiri dengan banyak turis Malaysia datang ke Indonesia untuk berburu produk kosmetik, fesyen lokal, hingga bahan kain tradisional. Riset menunjukkan mereka cenderung memilih liburan singkat 2-3 malam dengan pengeluaran rata-rata Rp730 ribu per malam untuk akomodasi.
Faktor Penentu Keputusan Perjalanan
Hasil ini menegaskan bahwa keterjangkauan harga dan kemudahan layanan digital menjadi faktor utama dalam keputusan perjalanan wisatawan Malaysia ke Indonesia.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara
Timnas Indonesia U-17 Menang Tipis atas China, Pelatih Kurniawan Minta Pemain Tak Euforia Berlebihan
Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Jangkau 100 Juta Warga, Baru Sepertiga dari Total Penduduk