Komitmen pada Sistem Perdagangan Multilateral
Prabowo menekankan bahwa APEC sejak awal didirikan dengan semangat pertumbuhan ekonomi inklusif dan kerja sama multilateral. Beliau menekankan pentingnya memperbarui komitmen terhadap sistem perdagangan terbuka dan adil yang berbasis aturan internasional.
"Sudah saatnya kita memperbarui komitmen kita terhadap kerja sama ekonomi multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif. Indonesia berkomitmen pada sistem perdagangan multilateral berbasis aturan dengan WTO sebagai inti dan untuk memastikan bahwa setiap orang berkompetisi pada tingkat yang sama," jelas Presiden.
Pentingnya Inklusivitas dan Keberlanjutan
Presiden juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang eksklusif hanya akan menciptakan perpecahan dan instabilitas. Beliau menyerukan agar inklusivitas dan keberlanjutan menjadi pedoman utama bagi ekonomi anggota APEC dalam membangun masa depan bersama.
"Pertumbuhan yang eksklusif adalah pertumbuhan yang memecah belah. Perpecahan menyebabkan ketidakstabilan, dan ketidakstabilan tidak akan kondusif bagi perdamaian dan kesejahteraan. Oleh karena itu, inklusivitas seharusnya menjadi panduan kita," pungkas Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick ke Semifinal Piala FA
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Industri Otomotif Usulkan Ganti Pajak Bensin dengan Tarif Berbasis Berat Kendaraan