Proposal pembuatan Tower Ganda yang mereka ajukan berhasil memenangkan pendanaan awal sebesar Rp 6 juta untuk merealisasikan gagasan tersebut.
Teknologi Filtrasi Alami dalam Sistem Tower Ganda
Sistem Tower Ganda memanfaatkan lapisan filtrasi yang terdiri dari enam bahan penyaring alami:
- Spon untuk menyaring kotoran dan lumut kasar.
- Arang aktif untuk menyaring bakteri mikro.
- Ijuk dari pohon enau.
- Pasir silika dan pasir zeolit yang berfungsi seperti filter akuarium.
Pasir silika mengandung enzim yang mampu menetralkan bakteri jahat dan menstabilkan pH air menjadi netral. Air hasil filtrasi ini telah diuji oleh Puskesmas Penebel dan menunjukkan pH 7, yang berarti normal. Air ini aman digunakan untuk cuci tangan, menyiram tanaman, dan keperluan toilet. Untuk air minum, disarankan untuk dimasak terlebih dahulu.
Dukungan IDEP Selaras Alam dan Sumur Imbuhan
Selain Sistem Tower Ganda, SMAN 1 Penebel juga mendapat bantuan untuk membangun sumur imbuhan dari IDEP Selaras Alam. Sumur sedalam tiga meter ini dibangun di area terendah halaman sekolah untuk menampung air hujan yang telah disaring dan mengalirkannya kembali ke dalam tanah, sehingga membantu recharge air tanah.
Media and Communication Officer IDEP Selaras Alam, Nicolaus Sulistiyo, berharap praktik baik ini dapat ditularkan ke sekolah-sekolah lain untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari krisis air bersih.
Direktur Eksekutif IDEP Selaras Alam, Muchamad Awal, menegaskan bahwa pendekatan program ini adalah bottom-up. Masyarakat dan sekolah dilihat sebagai subjek dan agen perubahan yang mampu menghasilkan inovasi dan solusi lokal untuk menyelesaikan masalah publik, khususnya dalam konservasi air.
Artikel Terkait
Kemkominfo Ungkap 110 Juta Anak RI di Dunia Maya, Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci
ASEAN dan India Pacu Wisata Kapal Pesiar, Rute Baru dan Konektivitas Jadi Fokus
Meikarta Mulai Garap 141.000 Unit Rusun Subsidi, Lahan Dinyatakan Clean and Clear
MNC University Gelar Forum Pelajar SDGs, Siapkan Pemimpin Masa Depan