Gubernur Sulbar Tekan Pungli & Perkuat Peran Guru untuk SDM Unggul

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 02:50 WIB
Gubernur Sulbar Tekan Pungli & Perkuat Peran Guru untuk SDM Unggul
Gubernur Sulbar: Peran Guru Kunci Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

Gubernur Sulbar: Peran Guru Kunci Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menekankan peran penting guru dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berkarakter.

"Kunci membangun SDM unggul ada di tangan guru. Tidak ada pejabat, bupati atau gubernur yang lahir tanpa jasa seorang guru," kata Suhardi Duka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) pembelajaran mendalam dan strategi implementasi Program Sulbar Mandaras di Mamuju, Kamis (30/10/2025).

Paradigma Baru Pendidikan: Dari Hukuman Fisik ke Kasih Sayang

Suhardi Duka menyampaikan bahwa paradigma pendidikan telah mengalami perubahan signifikan. Pendekatan humanis dan penuh kasih sayang kini menjadi kunci keberhasilan mendidik siswa, menggantikan metode hukuman fisik yang dianggap wajar di masa lalu.

"Dulu kita bangga kalau dipukul guru dan orang tua pun tidak marah. Tapi sekarang tidak boleh lagi. Didiklah siswa dengan kasih sayang. Banyak murid merasa hidupnya berubah, karena disayangi oleh gurunya," tuturnya.

Larangan Keras Pungutan Liar di Sekolah

Gubernur Sulbar juga secara tegas menyoroti dan meminta penghentian segala bentuk pungutan di sekolah. Praktik ini dinilai sering menimbulkan masalah di masyarakat.

"Jangan ada lagi pungutan di sekolah. Sekarang masyarakat sangat sensitif. Dulu kita miskin, tetapi tetap semangat belajar, dan tidak pernah mengeluh. Namun, sekarang hal kecil bisa viral dan mencoreng nama sekolah," ungkapnya.

Hapus Budaya Seremonial Berlebihan dan Tegakkan Wibawa Sekolah

Suhardi Duka menginstruksikan agar budaya seremonial berlebihan saat kunjungan pejabat dihentikan. "Kalau pejabat datang, tidak perlu lagi pakai tari-tarian, kalung sutera atau amplop. Semua itu tidak perlu," tegasnya.

Dia juga mendorong kepala sekolah untuk berani mempertahankan wibawa lembaga pendidikan. "Kalau ada yang menyegel sekolahmu, lawan. Kalau pertahankan sekolah yang berkasus hukum, saya yang bertanggung jawab. Akan tetapi kalau dibiarkan, saya copot kepala sekolahnya. Kita harus punya harga diri," ucap Gubernur Sulbar.

Dia menambahkan, selama tidak melakukan kesalahan, para tenaga pendidik tidak perlu takut. "Kalau kamu tidak korupsi, tidak usah takut. Hadapi saja," tegasnya.

Pendidikan Karakter dan Pramuka untuk Bentuk Generasi Patriotik

Pendidikan karakter ditegaskan kembali sebagai fondasi utama untuk membentuk generasi yang patriotik dan peduli bangsa. Suhardi Duka meminta penguatan kegiatan kepramukaan di setiap sekolah.

"Saya ingin anak-anak Sulbar tumbuh menjadi patriot, cinta Tanah Air, dan peduli terhadap sesama. Maka mantapkan kegiatan pramuka di setiap sekolah. Karena di sanalah pendidikan karakter sesungguhnya," katanya.

Pendidikan Berkarakter Jawaban Atas Ketertinggalan Sulbar

Gubernur menutup dengan menekankan bahwa pembangunan pendidikan berkarakter adalah solusi fundamental bagi Sulbar untuk keluar dari ketertinggalan.

"Kita masih berhadapan dengan kemiskinan, stunting, dan pertumbuhan ekonomi rendah. Tetapi dengan pendidikan yang kuat dan guru yang berintegritas, kita bisa membawa Sulbar lebih maju," pungkas Gubernur Suhardi Duka.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar