Jenazah anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Haerul Saleh, telah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah menjalani proses salat jenazah di lokasi yang sama.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (8/5/2026), peti jenazah Haerul Saleh dimasukkan ke dalam mobil jenazah tepat pukul 13.25 WIB. Prosesi pemberangkatan itu diiringi lantunan tahlil yang dibacakan oleh keluarga dan para pelayat yang hadir. Suasana haru pun menyelimuti momen tersebut, terlihat dari sejumlah pelayat yang tidak dapat menahan tangis saat mengiringi perjalanan terakhir almarhum.
Sejumlah anggota BPK turut hadir memberikan penghormatan terakhir di rumah duka. Mereka antara lain Nyoman Adhi Suryadnyana, Daniel Lumbang Tobing, Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, Fathan Subchi, dan Slamet Edy Purnomo. Kehadiran para pejabat tinggi lembaga pemeriksa keuangan negara itu menunjukkan kedekatan dan rasa duka yang mendalam terhadap almarhum.
Mobil jenazah akhirnya bertolak dari rumah duka pada pukul 13.50 WIB. Rencananya, jenazah Haerul Saleh akan dimakamkan di kampung halamannya, Kolaka, Sulawesi Tenggara. Hal ini dikonfirmasi oleh keterangan resmi dari Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK yang diterima pada hari yang sama.
“Jenazah saat ini disemayamkan di Rumah Duka Jl Kartika Utama, Jakarta Selatan, dan rencananya akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara,” demikian bunyi pernyataan tertulis dari Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK.
Haerul Saleh meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumahnya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden tragis tersebut terjadi pada pagi hari sebelum jenazah diberangkatkan.
Artikel Terkait
Ibas Nilai BSPS dan Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Ekonomi Desa
Sopir Taksi Online Bekasi Mengaku Mobil Mendadak Mati dan Pintu Terkunci saat Terjebak di Perlintasan Rel
Polisi Tolak Suap Rp100 Ribu Saat Tilang Pengemudi Pelat Palsu di Puncak Bogor
Polri Dalami Bukti Digital Laporan Jusuf Kalla soal Dugaan Hoaks