Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengungkapkan adanya penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Yogyakarta. Data menunjukkan penurunan sebesar 7,36 persen jika dibandingkan periode Januari hingga Agustus tahun sebelumnya.
Berdasarkan rilis resmi, jumlah wisatawan mancanegara periode Januari-Agustus tahun lalu mencapai 72.453 orang. Sementara pada periode yang sama tahun ini, angka tersebut turun menjadi 67.123 orang.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turut mengonfirmasi tren penurunan ini. Menurutnya, salah satu faktor penyebabnya adalah pembatalan sejumlah event atau acara besar yang rencananya akan digelar.
Meski wisatawan mancanegara menurun, Hasto menyebutkan bahwa kunjungan wisatawan domestik atau dalam negeri ke Yogyakarta masih cenderung stabil dan cukup baik.
Strategi Tingkatkan Wisatawan Mancanegara ke Yogyakarta
Untuk mengatasi penurunan ini, Pemerintah Daerah menyoroti pentingnya penambahan atraksi wisata. Hasto Wardoyo menjelaskan bahwa aspek amenitas (seperti hotel) dan transportasi dinilai sudah memadai. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas atraksi wisata yang ditawarkan.
Upaya konkret yang akan dilakukan adalah dengan menyusun calendar of event yang lebih menarik dan berkelas internasional. Event-event berkualitas ini diharapkan dapat memperpanjang masa tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara di Yogyakarta, yang pada akhirnya akan mendongkrak kunjungan wisman secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB
LPSK Turun Tangan Tangani Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 13 Permohonan Perlindungan Masuk
Roy Suryo Pamerkan Amplop Berisi Uang Pemberian Rismon Sianipar di Acara TV
Topi Merah Terima Somasi Kedua dari Ahli Forensik Rismon soal Klaim Kejanggalan Ijazah Jokowi