Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menyatakan, "Kami ingin manfaatnya terasa ganda, anak-anak mendapat gizi seimbang, sementara ekonomi masyarakat sekitar ikut tumbuh."
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional Gunalan menekankan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. Seluruh bahan pangan berasal dari petani, nelayan, dan produsen di daerah.
"Seluruh bahan pangan berasal dari petani, nelayan, dan produsen di daerah, sehingga menciptakan permintaan baru bagi produk lokal dan membuka peluang usaha baru," jelas Gunalan.
Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan
Pemkab Grobogan berkomitmen menjalankan MBG dengan prinsip transparansi dan pengawasan ketat. Hal ini untuk menjamin kualitas makanan yang aman dan bergizi bagi anak-anak. Pengawasan mutu menjadi aspek kritis dalam kesuksesan program ini.
Melalui program MBG, Grobogan diharapkan menjadi contoh pelaksanaan yang efektif, transparan, dan berkelanjutan menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Artikel Terkait
Polri Imbau Warga Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Macet Arus Balik Lebaran
Pemerintah Siapkan Aturan WFH untuk Efisiensi BBM
Trump: Selat Hormuz Harus Dijaga Negara Pengguna, Bukan Tanggung Jawab AS
Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Bambu Apus