Kemenko PM Susun Kebijakan Rantai Bisnis Berkeadilan untuk Lindungi UMKM
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah menyusun kebijakan rantai bisnis berkeadilan yang bertujuan melindungi pelaku UMKM Indonesia dari persaingan dengan perusahaan ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart.
Bukan Mematikan Ritel Besar, Tapi Menciptakan Keadilan Usaha
Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan upaya pemerintah mematikan perusahaan ritel besar. "Pemerintah tidak sedang mematikan Indomaret dan Alfamart, bukan pelarangan, tapi sedang melakukan pemerataan rantai bisnis yang adil," jelas Leon melalui keterangan tertulis, Rabu (29/10/2025).
Perlindungan bagi UMKM yang Tak Mampu Melindungi Diri
Leon menyoroti keterbatasan yang dimiliki UMKM, terutama usaha mikro seperti warung Madura dan warung kelontong lainnya, yang membuat mereka sulit bersaing dengan penetrasi ritel besar bermodal kuat. "Kami bukan mau mematikan (Indomaret dan Alfamart), tapi kami sedang melindungi mereka yang tak mampu melindungi dirinya sendiri," tegasnya.
UMKM sebagai Penyerap Tenaga Kerja Utama
Kebijakan ini menjadi penting mengingat peran vital UMKM dalam perekonomian Indonesia. Data menunjukkan UMKM menyerap 97 persen dari total tenaga kerja nasional. "Jangan hanya hitung berapa orang yang bekerja di Alfamart dan Indomaret tapi, hitung juga berapa toko kecil yang mati," kata Leon.
Penataan Izin Operasional Ritel Besar di Daerah
Kebijakan rantai bisnis berkeadilan juga akan menata aturan izin operasional ritel besar di daerah. Leon mencontohkan langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang yang melarang pendirian waralaba minimarket modern untuk melindungi UMKM lokal. Kebijakan pusat diharapkan dapat memperkuat aturan yang sudah ada di tingkat Pemda.
Menjaga Pasar Sehat dan Persaingan yang Adil
Leon menekankan pentingnya menciptakan pasar yang sehat dimana semua pelaku usaha berbagai skala mendapatkan perlindungan terukur dari pemerintah. "Dalam konteks usaha perdagangan, pasar yang sehat adalah pasar yang tumbuh dalam persaingan yang sehat," ujarnya.
Masa Depan UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap UMKM bisa tetap tangguh dan naik kelas untuk terus menjadi tulang punggung ekonomi nasional. "Kami tidak sedang mengurangi pekerjaan formal, justru kami sedang menumbuhkan dan memperluas lapangan pekerjaan," pungkas Leon.
Artikel Terkait
Baku Tembak di Selat Hormuz: AS Hancurkan Enam Kapal Iran Usai Serangan Rudal dan Drone
Pria 25 Tahun Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal di Cengkareng
Borneo FC Fokus Penuh Hadapi Persita, Abaikan Hasil Laga Pesaing Persib
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako di Kalideres