Paramount PHK 1000 Pekerja: Gelombang Pertama Dimulai di AS, Ribuan Lain Menyusul
Paramount Global secara resmi memulai program pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Rencana ini akan berdampak pada sekitar 1.000 pekerja pada hari Rabu, dengan seribu karyawan tambahan diperkirakan akan menyusul di kemudian hari.
Dampak Merger Paramount dan Skydance
Langkah pengurangan tenaga kerja ini terjadi lebih dari dua bulan setelah merger Paramount dan Skydance senilai USD 8,4 miliar resmi ditutup. Para eksekutif dari perusahaan hasil merger telah berkomitmen kepada Wall Street untuk mencapai penghematan biaya sebesar USD 2 miliar, di mana sebagian besar akan diraih melalui efisiensi tenaga kerja.
Lokasi dan Jadwal PHK Paramount
Sebagian besar karyawan yang terkena dampak gelombang pertama ini berkantor di Amerika Serikat. Sementara itu, divisi internasional Paramount juga berencana melakukan pemangkasan serupa dalam beberapa minggu mendatang.
Sejarah dan Komitmen Manajemen
Jeff Shell, Presiden perusahaan, dalam konferensi pers Agustus lalu menegaskan bahwa pemangkasan akan dilaksanakan seefisien mungkin. "Kami tidak ingin menjadi perusahaan yang melakukan PHK setiap kuartal," ujarnya. Sebelumnya, rezim manajemen lama di Paramount juga telah melakukan tiga gelombang PHK pada akhir 2024 yang mengurangi sekitar 15% karyawan di AS.
Lanskap Bisnis dan Tantangan Industri
PHK ini terjadi di tengah tekanan berat pada industri media. Penurunan belanja iklan dan jumlah penonton TV linear telah memberikan tekanan signifikan pada portofolio bisnis Paramount, terutama saluran kabel tradisional.
Eksodus Talenta dan Masa Depan Paramount
Perusahaan juga mengalami kepergian sejumlah talenta kunci. John Dickerson, pembawa acara CBS Evening News, mengumumkan pengunduran dirinya. Taylor Sheridan, arsitek dari franchise "Yellowstone", dan David Glasser dari 101 Studios juga dikabarkan akan pindah ke NBCUniversal.
Dengan latar belakang ini, langkah PHK oleh Paramount bukan hanya tentang integrasi pasca-merger, tetapi juga merupakan respons terhadap dinamika pasar media yang terus berubah dan persiapan untuk strategi akuisisi di masa depan.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Kesiapan SDM Kompeten untuk Penuhi Kebutuhan Industri Kendaraan Listrik
QRIS Antarnegara Indonesia-China Resmi Berlaku, UMKM Bisa Terima Pembayaran Wisatawan China
Indonesia Kecam Serangan ke Kilang Minyak UEA, Nilai Ancam Keamanan Energi Global
Presiden Prabowo Setujui Enam Rekomendasi KPRP, Dorong Penguatan Kompolnas dan Revisi UU Polri