Menteri Keuangan Puji Kinerja Kementerian Kehutanan Atasi Kebakaran Hutan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kementerian Kehutanan dalam pengelolaan hutan Indonesia. Pujian ini disampaikan langsung usai pertemuan dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di kantor Kementerian Kehutanan, Selasa (28/10/2025).
Penurunan Signifikan Kasus Kebakaran Hutan
Purbaya menyoroti keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menunjukkan perkembangan sangat positif. "Kita ingat 2016 ada kebakaran hutan besar-besaran, saya naik helikopter dengan asap di sekeliling saya ngak bisa apa-apa itu ngeri banget. Saya pikir dulu, itu setiap tahun akan ada, tapi sekarang hampir nggak ada," ujarnya.
Menkeu mengungkapkan rasa syukurnya melihat penurunan signifikan kasus karhutla tahun ini. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata efektivitas pengelolaan hutan yang dilakukan Kementerian Kehutanan.
Data Terbaru Luas Area Kebakaran Hutan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengonfirmasi tren positif penurunan luas area terdampak karhutla. Data menunjukkan penurunan dari 376 ribu hektare pada tahun 2024 menjadi 213 ribu hektare di tahun ini.
"Angkanya di tahun 2024 angkanya 376 ribu hektare tahun ini turun menjadi 213 ribu hektare dan trend terus turun," jelas Menhut Raja Juli.
Kerja Sama Lintas Sektor Bawah Arahan Presiden
Keberhasilan penanganan karhutla ini disebutkan sebagai hasil kerja sama lintas sektor di bawah arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak dinilai menjadi kunci utama kesuksesan pengendalian kebakaran hutan.
Indikator Keberhasilan Pengelolaan Hutan
Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa angka karhutla akan terus menurun di masa depan. "Tapi yang saya lihat sih pasti lebih kecil jauh, karena negara tetangga kita nggak protes lagi, saya kira ini indikatornya," tutur Menkeu.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan Indonesia tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga diakui oleh negara-negara tetangga yang sebelumnya sering terkena dampak kabut asap dari karhutla.
Artikel Terkait
Kanwil DJP Jabar I Blokir 275 Rekening 174 Wajib Pajak dengan Tunggakan Rp224,6 Miliar
Menkeu Bantah Pelemahan Rupiah Akibat Kebijakan Fiskal, Sebut Pengelolaan Keuangan Negara Justru Jadi Motor Pertumbuhan
Kemenhub Mulai Uji Coba Penertiban Truk ODOL pada 1 Juni 2026
Israel Serang Beirut untuk Pertama Kali Sejak Gencatan Senjata, Targetkan Komandan Hizbullah