Xi Jinping Hadir di KTT APEC 2025 Korea Selatan, Akan Temui Donald Trump
Presiden China Xi Jinping telah mengonfirmasi kehadirannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) ke-32. Pertemuan puncak APEC 2025 ini akan berlangsung di Gyeongju, Korea Selatan, pada tanggal 30 Oktober hingga 1 November.
Kabar konfirmasi kehadiran Xi Jinping di KTT APEC Korea Selatan ini disampaikan oleh pemerintah Beijing melalui kantor berita Xinhua. Xi Jinping disebut menerima undangan langsung dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-Myung.
Pertemuan Bilateral Xi Jinping dan Donald Trump di KTT APEC
Agenda yang paling dinantikan dalam KTT APEC kali ini adalah pertemuan bilateral antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan di sela-sela forum APEC ini akan menjadi pertemuan pertama keduanya sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS di awal tahun 2025.
Isu Perdagangan dan Perang Dagang AS-China yang Memanas
Isu perdagangan diperkirakan akan mendominasi pembahasan antara kedua pemimpin. Fokus utamanya adalah pada kebijakan kontrol ekspor tanah jarang China dan kenaikan tarif impor Amerika Serikat.
Ketegangan perang dagang antara AS dan China semakin memanas sepanjang tahun 2025. Donald Trump baru-baru ini mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100 persen untuk impor dari China. Kebijakan ancaman tarif Trump ini disebut sebagai balasan atas langkah China yang memperketat kontrol ekspor tanah jarang, komoditas vital untuk industri teknologi.
Perbedaan Agenda Diplomatik Xi Jinping dan Donald Trump di Asia
Sementara akan hadir di KTT APEC Korea Selatan, Xi Jinping tidak akan menghadiri KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam forum ASEAN tersebut, China akan diwakilkan oleh Perdana Menteri Li Qiang.
Sebaliknya, Donald Trump akan melakukan kunjungan diplomatik yang lebih luas. Dalam sepekan ke depan, Presiden AS itu akan mengunjungi tiga negara Asia: Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang. Di Jepang, Trump dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang baru terpilih.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Indonesia Hadapi Qatar di Laga Penentu Lolos ke Perempat Final Piala Asia
Pemerintah Siapkan CNG sebagai Alternatif Pengganti LPG 3 Kg untuk Tekan Impor
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar