Pertemuan Menkop, Bos Danantara, dan Menkeu Bahas Pencairan Dana Kopdes Merah Putih
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini digelar di Gedung Kementerian Keuangan pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Fokus Utama: Penyelerasan Pencairan Dana Infrastruktur
Agenda utama dari pertemuan ini adalah membahas dan menyelaraskan mekanisme pencairan dana untuk pembangunan infrastruktur pendukung program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menkop Ferry menekankan pentingnya rapat ini untuk memastikan proses pencairan dana dari Bank Himbara kepada pelaksana pembangunan fisik dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.
Alokasi Dana untuk Pembangunan Sarana Koperasi
Dana yang dibahas akan dialokasikan khusus untuk pembangunan sarana fisik penunjang operasional Kopdes Merah Putih. Beberapa infrastruktur yang akan dibangun meliputi gudang penyimpanan, gerai koperasi, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Ferry Juliantono menyatakan, "Kami tadi sudah menyelaraskan dan sudah ada kesepahaman untuk proses pencairan dana dari Bank Himbara kepada pelaksana pembangunan fisik, gudang, gerai, dan sarana penunjang lainnya untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih."
Pembangunan Fisik Segera Dimulai
Dony Oskaria dari Danantara menegaskan bahwa tahap perencanaan telah selesai dan proses pembangunan fisik akan segera dimulai. Ia menyebut Koperasi Desa Merah Putih akan berperan sebagai penggerak utama perekonomian baru di tingkat desa dan kelurahan.
"Kita sudah lanjut tinggal tahap pembangunan fisik yang akan segera dilakukan. Koperasi ini nanti menjadi engine, motor pertumbuhan ekonomi kita ke depannya," ujar Dony.
Plafon Pendanaan Rp3 Miliar per Koperasi
Dalam pengungkapannya, Dony Oskaria juga mengonfirmasi bahwa setiap koperasi yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan plafon pendanaan sebesar Rp3 miliar. Dana ini diharapkan dapat memacu semangat koperasi untuk berkembang dan menjadi motor ekonomi di wilayah pedesaannya.
"Per koperasi itu plafon yang diberikan 3 miliar. Jadi harus semangat ya. Jadi nanti koperasi kita bagus-bagus dan menjadi motor ekonomi di pedesaannya," pungkasnya.
Dengan adanya koordinasi lintas kementerian dan lembaga ini, program Kopdes Merah Putih diharapkan dapat segera merealisasikan pembangunan infrastrukturnya, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara signifikan.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun