Uang Mengendap Rp14,6 T Segera Digulirkan, Ini Janji Pramono & Purbaya!

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:24 WIB
Uang Mengendap Rp14,6 T Segera Digulirkan, Ini Janji Pramono & Purbaya!
Pramono Anung Akan Pakai Dana Mengendap Rp14,6 Triliun di Bank Jakarta

Pramono Anung Akan Pakai Dana Mengendap Rp14,6 Triliun di Bank Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana memanfaatkan dana mengendap di Bank Jakarta yang mencapai Rp14,6 triliun. Kebijakan ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengenai dana mengendap di kas daerah.

"Yang pertama berkaitan dengan uang daerah yang mengendap di bank-bank, termasuk di Bank Jakarta. Saya sudah meminta, saya setuju apa yang disampaikan oleh Pak Purbaya," ujar Pramono Anung kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).

Pramono menambahkan bahwa pemerintah pusat juga berencana menempatkan dana tambahan sebesar Rp10 triliun ke Bank Jakarta. Ia meyakini bahwa seluruh dana tersebut akan dialokasikan untuk kepentingan dan pembangunan masyarakat Jakarta.

"Termasuk mudah-mudahan DKI Jakarta segera mendapatkan transfer dari pemerintah pusat untuk Bank Jakarta, seperti pembicaraan terakhir, yang rencananya Rp10 triliun, pasti uang itu akan kami gunakan untuk membangun Jakarta secara baik," tuturnya.

Dengan menggunakan dana mengendap tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan dapat menggunakan anggaran secara lebih leluasa. Pramono menegaskan bahwa Jakarta membutuhkan ruang fiskal yang lebih luas, terutama setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).

"Sehingga dengan demikian, uang-uang yang idle, kalau untuk di Jakarta, pasti akan termanfaatkan, apalagi setelah adanya pemotongan DBH, maka Jakarta membutuhkan ruang fiskal yang lebih untuk bisa membangun Jakarta," pungkas Gubernur Pramono Anung.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler