"Saya akan menasihati. Saya akan ke perbatasan Tuban malam ini secara diam-diam. Akan saya pancing Ranggalawe keluar dari pengawalnya, Jika aku gagal menasihatinya, kita tidak akan merasa bersalah lagi"
Baca Juga: Cerita Rakyat NTT, Legenda Nunduk Loke Nggerang, Kisah Pilu dari Tanah Manggarai
Malam itu pasukan Ranggalawe mendirikan barak di Desa Plumpon.
Ratusan tenda didirikan di pinggiran Sungai Tidu yang membatasi Dukuh Plumpon dengan Dukuh Tambakberas.
Setiap tenda diisi kurang lebih dua puluh lima orang.
Untuk menghemat tenaga, penghuni tenda mengatur jadwal tidurnya.
Setiap tenda dijaga oleh tiga orang dan akan dilakukan pergantian setiap empat jam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Departemen Keuangan Siap Ganti Rugi Tarif Trump, Tapi Prosesnya Bisa Tahan Bertahun-tahun
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina