"Saya akan menasihati. Saya akan ke perbatasan Tuban malam ini secara diam-diam. Akan saya pancing Ranggalawe keluar dari pengawalnya, Jika aku gagal menasihatinya, kita tidak akan merasa bersalah lagi"
Baca Juga: Cerita Rakyat NTT, Legenda Nunduk Loke Nggerang, Kisah Pilu dari Tanah Manggarai
Malam itu pasukan Ranggalawe mendirikan barak di Desa Plumpon.
Ratusan tenda didirikan di pinggiran Sungai Tidu yang membatasi Dukuh Plumpon dengan Dukuh Tambakberas.
Setiap tenda diisi kurang lebih dua puluh lima orang.
Untuk menghemat tenaga, penghuni tenda mengatur jadwal tidurnya.
Setiap tenda dijaga oleh tiga orang dan akan dilakukan pergantian setiap empat jam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Kejagung Ajukan Banding Meski Menghormati Dissenting Opinion Hakim dalam Kasus Korupsi Kerry Adrianto
Aturan Cedera Kepala Izinkan Persib Lakukan Enam Pergantian Pemain
Jadwal Imsak dan Subuh di Tangerang Raya untuk 3 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan Sistem Satu Arah dan Ganjil-Genap untuk Mudik Lebaran 2026