Polda Metro Jaya menyatakan akan membantu pemulihan fisik dan mental tiga karyawan percetakan 'Mau Print' di Jakarta Pusat yang menjadi korban penyekapan. Kepolisian menilai pemulihan korban merupakan langkah krusial dalam proses hukum.
"Jadi hal-hal yang paling penting memang untuk korban dalam kejadian ini adalah tentang kesehatan fisik dan mental," ujar Kabiddokes Polda Metro Jaya Kombes dr Martinus Ginting dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).
Menurut Martinus, pemulihan fisik dan mental diperlukan agar korban dapat memberikan keterangan secara optimal dalam penyidikan. Ia menekankan bahwa kesaksian korban sangat penting untuk mengusut tuntas perkara.
"Karena kalau mungkin dia masih ada rasa kecemasan, ada rasa ketakutan, mungkin tidak akan terpulih atau semua dikeluarkan dengan saksama. Jadi, itu hal yang memang kami perbaiki dulu, yaitu keadaan fisik dan gangguan kecemasan khususnya," jelasnya.
Martinus menambahkan, tim dokter telah melakukan pemeriksaan terhadap ketiga korban. Hasilnya, kondisi mereka mulai menunjukkan perbaikan.
"Untuk ketiga pasien setelah kami lakukan pemeriksaan standar umum, ya pasti kami periksa kesadarannya seperti apa, tensinya, pernapasannya, terus suhunya seperti apa, dan kami temukan per pemeriksaan terakhir kemarin sore pukul 14.00 WIB, itu sudah dalam kondisi baik," pungkasnya.
Artikel Terkait
Polda Metro Dalami Dugaan Penyekapan Berulang di Percetakan Jakpus, Tujuh Tersangka Ditahan
Polres Jakpus Tahan Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Percetakan
Ahli Hukum Nilai Surat Penangkapan Roy Suryo Cacat Formil
Polisi Tangkap Empat Tersangka Penyekapan Karyawan Padel di Jakarta Selatan