Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik. Namun, sejumlah kalangan menilai kasus yang menjeratnya tidak bisa disamakan dengan perkara yang menimpa mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong. Perbedaan mendasar antara keduanya disebut terletak pada motif dan modus operandi.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, seorang warganet dengan tegas memisahkan dua kasus tersebut. "Nadiem ini pemain wak, dia bikin proyek. Sementara Tom Lembong murni kriminalisasi," tulisnya. Unggahan itu menekankan bahwa Nadiem diduga terlibat dalam proyek-proyek tertentu, sementara kasus Tom Lembong dinilai lebih bermuatan politis.
Warganet yang sama juga menyoroti kontribusi Nadiem di sektor transportasi daring. "Di ojol Nadiem berjasa. Di pendidikan dia berdosa," tulisnya, merujuk pada peran Nadiem sebagai pendiri Gojek sebelum menjabat menteri. Namun, di dunia pendidikan, kebijakannya dinilai kontroversial.
Pernyataan itu disertai tautan video yang disebut memberikan penjelasan gamblang mengenai perbedaan kedua kasus. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Nadiem Makarim maupun Tom Lembong terkait narasi yang berkembang di media sosial.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Banding Vonis Nadiem Makarim, Nadiem Juga Ajukan Banding
Kejagung Banding Atas Vonis Nadiem Makarim di Kasus Korupsi Chromebook
Hendrajit: Kasus Nadiem Jadi Pelajaran bagi Prabowo untuk Benahi Birokrasi
Hotman Paris Akhirnya Buka Suara soal Vonis Nadiem Makarim: Andai Dulu Ikuti Saran Saya