Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menilai langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang memulai safari politik keliling Indonesia dengan atribut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Lampung sebagai sesuatu yang wajar. Menurutnya, sebagai warga negara, Jokowi memiliki hak politik yang sama seperti masyarakat lainnya.
"Sebagai warga negara Indonesia, tentu Pak Jokowi sama dengan warga negara lain, yang memiliki hak politik. Meski beliau pernah menjadi Presiden, sebelum dan sesudahnya, status beliau sama sebagai warga kebanyakan," kata Doli kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Doli menegaskan tidak ada persoalan jika Jokowi ingin menegaskan identitas politiknya melalui partai tertentu. Ia menilai perpindahan afiliasi politik merupakan hal yang lazim dalam dinamika politik Tanah Air.
"Oleh karena itu, tidak ada masalah bila beliau memiliki aspirasi politik dan menegaskan identitas politiknya ke partai politik tertentu. Dulu beliau adalah kader PDIP, sekarang berpindah menjadi kader PSI, sesuatu yang biasa saja," ujarnya.
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR ini memandang safari yang dilakukan Jokowi sebagai bagian dari agenda internal PSI. Sebagai pimpinan partai, kata Doli, Jokowi memiliki program dan agenda bersama jajaran partainya.
"Dan sebagai pimpinan partai, tentu beliau punya agenda bersama dengan seluruh pengurus dan jajaran PSI. Jadi, kami memaknai 'roadshow' yang beliau lakukan itu adalah bagian dari rencana dan program partai. Sama dengan kami di Golkar yang juga memiliki agenda konsolidasi partai," ujarnya.
Meski demikian, Doli berharap Jokowi tetap dapat menempatkan diri sebagai tokoh bangsa. "Walaupun demikian, kami berharap beliau tetap bisa juga menempatkan diri sebagai bapak dan tokoh bangsa yang menjadi orang tua bagi kita semua," imbuh dia.
Jokowi diketahui telah mengawali safari keliling Indonesia dengan terbang ke Lampung. Dalam kunjungan itu, ia tampak mengenakan kemeja dan topi berlogo PSI. Ia menyebut salah satu misi agendanya adalah memberikan motivasi kepada PSI agar menjadi mesin politik yang besar.
"Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," katanya, Jumat (26/6).
Dalam safarinya, Jokowi juga akan didampingi oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.
Artikel Terkait
Pemerintah Kembalikan Rp400 Triliun Dana SAL ke Himbara untuk Jaga Likuiditas dan Target Kredit 2026
AS Serang Gudang Rudal Iran di Pesisir Selatan, Garda Revolusi Balas Serang Instalasi Militer AS
Pre-order GTA VI Dibuka, Harga Termurah Rp 1,19 Juta untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S
Polisi Bongkar Praktik Judi Berkedok Timezone di Jakarta, Omzet Capai Rp2,1 Miliar per Bulan