Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan bahwa Washington menginginkan kesepakatan dengan Iran, tetapi tidak dengan harga berapa pun. Pernyataan itu disampaikan Rubio di hadapan negara-negara Teluk, seraya berjanji bahwa kepentingan sekutu dan mitra AS di kawasan tidak akan dikorbankan dalam proses perundingan.
Penegasan tersebut disampaikan Rubio saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Gabungan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan AS di Manama, Bahrain, pada Kamis (25/6). Kunjungan Rubio ke Uni Emirat Arab dan Kuwait ini berlangsung tak lama setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
“Meskipun kami menginginkan kesepakatan, kami tidak menginginkan kesepakatan dengan harga berapa pun,” ujar Rubio dalam pertemuan dengan para menteri luar negeri negara-negara Teluk.
“Kami menginginkan kesepakatan yang baik, kesepakatan yang nyata, kesepakatan yang dapat diverifikasi, dan kesepakatan yang dipatuhi,” sambungnya.
Rubio menyatakan bahwa AS berharap perundingan lanjutan dengan Iran akan membuahkan hasil positif. Namun, ia juga memberi peringatan: jika Teheran memilih jalan yang berbeda, hasilnya tidak akan sesuai dengan yang diharapkan Washington.
“Kami ingin memastikan... bahwa tidak ada bagian dari kesepakatan, yang dilakukan dengan cara apa pun, dapat melemahkan keamanan, stabilitas, atau kemakmuran mitra-mitra kami di kawasan Teluk,” tegasnya.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Tegaskan Dana AIIB USD17 Miliar Bukan Utang, Melainkan Skema Pembiayaan Proyek
Bareskrim Ungkap 15 Perusahaan Jadi Sponsor Sindikat Judi Online Internasional di Jakarta Barat
Guns N’ Roses Pastikan Konser di Jakarta 21 November, Hanya 25 Ribu Tiket Tersedia
ESDM Ganti Tabung LPG 3 Kg dengan CNG Mulai Juli 2026, Masyarakat Tak Perlu Beli Tabung Baru