Kolombia memastikan satu tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Republik Demokratik Kongo 1-0 di Stadion Guadalajara, Meksiko, Selasa (23/6) waktu setempat. Gol Daniel Munoz pada menit ke-76 menjadi pembeda dalam laga yang didominasi anak asuh Nestor Lorenzo.
Dominasi Tanpa Henti Sejak Menit Awal
Colombia tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Dalam empat menit pertama, Munoz sudah memiliki peluang emas setelah sepakan Jhon Arias memantul ke arahnya, namun tembakannya hanya mengenai sisi jaring gawang.
Dua menit berselang, Munoz kembali membobol gawang DR Kongo melalui sundulan, namun wasit menganulirnya karena posisi offside yang sangat tipis. Colombia terus menekan selama 20 menit awal, tetapi kiper Lionel Mpasi tampil gemilang di bawah mistar.
Memasuki babak kedua, tekanan Colombia tak kunjung mereda. Luis Diaz, sayap Liverpool yang menjadi andalan lini depan Los Cafeteros, gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu dengan Mpasi pada menit ke-50. Arias pun gagal memaksimalkan bola muntah.
Momen Magis Daniel Munoz
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-76. Gelandang kreatif Juan Fernando Quintero menjadi arsitek gol dengan memberikan umpang terukur ke jalur lari Munoz. Bek Crystal Palace itu melepaskan tembakan kaki kiri yang mengenai tubuh pemain bertahan DR Kongo.
Bola berubah arah dan memperdaya Mpasi yang sudah membaca arah tembakan awal. Gol tersebut merupakan gol kedua Munoz di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya ia juga mencetak gol saat Colombia mengalahkan Uzbekistan 3-1 di laga perdana.
DR Kongo berusaha menyamakan kedudukan di sisa waktu, namun pertahanan Colombia yang dikomandoi Davinson Sanchez mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga. Nestor Lorenzo, pelatih asal Argentina yang menukangi Colombia sejak 2022, patus puas dengan organisasi permainan timnya.
Situasi Grup K dan Proyeksi ke Depan
Kemenangan ini membawa Colombia ke puncak klasemen Grup K dengan enam poin dari dua pertandingan. Mereka unggul dua angka atas Portugal yang mengoleksi empat poin setelah menghajar Uzbekistan 5-0 di laga sebelumnya.
DR Kongo tertahan di posisi ketiga dengan satu poin, sementara Uzbekistan menjadi juru kunci tanpa poin. Pada laga terakhir, Colombia masih harus menghadapi Portugal dalam pertarungan memperebutkan status juara grup.
Bagi DR Kongo, satu-satunya peluang lolos adalah mengalahkan Uzbekistan dan berharap hasil laga lain berpihak. Namun dengan selisih gol yang jauh tertinggal, jalan Les Leopards menuju babak 32 besar nyaris tertutup.
Colombia sendiri belum pernah melaju ke perempat final sejak Piala Dunia 2014 di Brasil. Kini, dengan kedalaman skuad dan performa solid di fase grup, Nestor Lorenzo memiliki modal berharga untuk membawa Los Cafeteros melangkah lebih jauh.
Artikel Terkait
Apindo Sambut Positif Stimulus Rp26,34 Triliun, Dorong Daya Beli Masyarakat
Penjualan Chip AI Samsung HBM4 Tembus Rp17 Triliun dalam Empat Bulan
Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Prancis Usai Sang Ibunda Meninggal, Laga Penentu Grup I Lawan Norwegia Ditangani Asisten
Pemerintah DKI Terima 499 Sertifikat Tanah Senilai Rp22,2 Triliun sebagai Kado HUT ke-499 Jakarta