Ribuan Mahasiswa dari Berbagai Universitas Mulai Padati Depan Gedung DPR untuk Aksi Damai

- Jumat, 19 Juni 2026 | 16:35 WIB
Ribuan Mahasiswa dari Berbagai Universitas Mulai Padati Depan Gedung DPR untuk Aksi Damai

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas mulai memadati kawasan depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat sore. Mereka datang secara bertahap untuk menyuarakan aspirasi dalam aksi demonstrasi yang telah direncanakan sejak beberapa hari sebelumnya. Dengan mengenakan setelan almamater kampus masing-masing, para peserta aksi tampak tertib saat memasuki area sekitar kompleks parlemen.

Pantauan di lapangan menunjukkan, massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi kelompok pertama yang tiba. Mereka hadir dengan seragam khas berwarna hijau serta peci dengan perpaduan warna hijau, hitam, dan putih. Suasana semakin menarik perhatian ketika sekelompok mahasiswa HMI membawa sebuah boneka yang menyerupai jelangkung, lengkap dengan kepala berbentuk bola. Boneka tersebut kemudian ditancapkan di depan gerbang utama gedung DPR, menjadi simbol yang menyita perhatian para pengunjuk rasa dan aparat yang berjaga.

Tidak lama berselang, rombongan mahasiswa dari Universitas Mercubuana menyusul. Mereka hadir dengan almamater merah yang mencolok, berbaur dengan kelompok lain yang sudah lebih dulu berada di lokasi. Sementara itu, menjelang pukul 16.00 WIB, massa dari Universitas Trisakti tiba dengan iring-iringan yang cukup besar. Mereka bergerak bersama mahasiswa Universitas Esa Unggul, berjalan kaki diiringi mobil komando yang melaju dari arah Jalan Pemuda.

Hingga sore hari, jumlah peserta aksi terus bertambah. Aparat kepolisian tampak berjaga di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Belum ada laporan mengenai insiden berarti dalam aksi yang berlangsung damai tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini