Mantan ART Kabur dari Rumah Majikan, Bongkar Alasan di Balik Tindakan Nekat

- Rabu, 03 Juni 2026 | 09:20 WIB
Mantan ART Kabur dari Rumah Majikan, Bongkar Alasan di Balik Tindakan Nekat

Pengakuan mengejutkan kembali diungkapkan oleh Nur, mantan asisten rumah tangga (ART) yang sebelumnya menjadi sorotan publik karena nekat kabur dari rumah majikannya, Erin Wartia. Kini, perempuan tersebut membongkar secara gamblang situasi yang dialaminya selama bekerja, yang pada akhirnya mendorongnya mengambil keputusan ekstrem itu.

Nur mengaku bahwa keinginannya untuk pulang ke kampung halaman sejatinya sudah lama ia sampaikan. Namun, menurut dia, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena ia diminta menunggu hingga ada pengganti yang siap mengisi posisinya. “Sebelumnya sudah bilang baik-baik mau keluar dari sana (rumah Erin), tapi ibu enggak ngizinin. Jadi harus nunggu ada ganti,” ujar Nur saat ditemui di Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Di tengah situasi yang tidak kunjung menemukan titik terang, kondisi ibunda Nur di kampung halaman justru kian memburuk. Ia mengaku semakin tertekan karena merasa tidak bisa segera pulang untuk mendampingi orang tuanya yang tengah sakit keras. “Orang tua makin parah sakitnya, jadi saya terpaksa kabur,” ungkapnya.

Tekanan batin yang terus menghimpit akhirnya membuat Nur mengambil langkah nekat. Ia memilih meninggalkan rumah tempatnya bekerja meskipun harus menghadapi risiko yang tidak kecil. Keputusan itu bahkan membuat sang suami terkejut, terutama setelah mengetahui betapa ketatnya sistem pengamanan di rumah majikan tersebut. “Alhamdulillah. Sebenarnya saya juga enggak nyangka istri saya sampai nekat begitu. Tiba-tiba istri saya kabur. Itu saja sih sebenarnya saya kaget juga,” kata suami Nur.

Setelah berhasil kembali ke Cianjur, masalah rupanya belum sepenuhnya usai. Nur mengaku masih dihantui trauma dan ketakutan yang membekas hingga kini. Ia bahkan merasa tidak nyaman jika harus bepergian jauh dari rumah. “Sekarang kalau misalkan untuk keluar jauh sih belum. Kalau yang dekat kayak ke warung sama orang tua sudah. Tapi kalau yang jauh itu belum, kayak ada rasa takut,” tutur Nur.

Sang suami menambahkan, ketakutan itu muncul setelah Nur disebut pernah mendengar ancaman yang berkaitan dengan persoalan hukum. “Jadi takut kalau lihat polisi saja. Soalnya yang si Bu Erin bilang ke istri saya itu, ‘Kamu itu buronan polisi’,” ujar suami Nur.

Kini, setelah melalui pengalaman yang dinilainya sangat berat selama bekerja di rumah Erin Wartia, Nur mengaku hanya ingin fokus memulihkan kondisi mentalnya dan mendampingi keluarganya di kampung halaman.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar