PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), induk usaha MNC Animation, bersiap mencatatkan sahamnya di bursa efek Hong Kong sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis animasi dan hiburan digital ke pasar internasional. Langkah ini dinilai menjadi momentum penting bagi MNC Group untuk memperluas jangkauan di luar pasar domestik Indonesia.
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, menyatakan bahwa keputusan untuk melantai di Hong Kong didasari oleh kebutuhan untuk membuka akses ke pasar global yang jauh lebih besar. Menurutnya, industri animasi memiliki keunggulan tersendiri karena produknya dapat diterima lintas negara tanpa terhalang oleh identitas kebangsaan.
"MNC Animasi dan MNC Game itu di bawah MSIN yang sebentar lagi akan listing di Hong Kong. Kenapa saya perkenalkan? Karena MNC Digital itu induk perusahaannya," ujar Hary dalam perayaan HUT ke-15 MNC Animation di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).
Hary menambahkan bahwa karakter dan cerita yang bersifat universal menjadi modal utama untuk menjangkau audiens di berbagai belahan dunia. Ia menilai ekspansi global merupakan langkah penting agar karya animasi Indonesia tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di industri hiburan internasional.
"Kalau bicara animasi, animasi itu nggak punya warga negara. Ya kan kami bisa buat universal character yang bisa diterima oleh seluruh dunia," jelasnya.
Di sisi lain, Hary memaparkan besarnya peluang pasar global yang masih bisa digarap. Dengan populasi dunia mencapai sekitar delapan miliar jiwa, ia optimistis potensi bisnis animasi dan konten digital masih sangat terbuka lebar. Ia membandingkan dengan pasar Indonesia yang hanya sekitar 280 juta jiwa.
"Penduduk dunia itu 8 miliar. Very big. Indonesia, 280 juta. Kalau kami sudut pandangnya global, artinya market kami itu bertambah 7,72 miliar orang. Itulah kenapa akan listing di Hong Kong," tambahnya.
Melalui langkah ini, Hary berharap MNC Animation dapat menjadi salah satu perusahaan kreatif asal Indonesia yang sukses menembus pasar global dan menjadi representasi industri kreatif Tanah Air di level internasional. Ia pun menutup pernyataannya dengan ajakan kepada para karyawan untuk bersama-sama mewujudkan ambisi tersebut.
"Dari Indonesia harus bisa ada yang maju globally dan saya harapkan dari kalian. Setuju?" tutup Hary yang langsung disambut tepuk tangan para karyawan.
Artikel Terkait
PT Danantara Sumber Daya Indonesia Resmi Jadi BUMN Pekan Depan, Mantan Direktur Vale Jabat Dirut
MNC Animation Rayakan 15 Tahun, Liliana Tanoesoedibjo Tegaskan Komitmen pada Animasi Edukatif untuk Anak Indonesia
Pelatih Persib Minta Wacana Konvoi Juara Dihentikan, Tim Belum Pasti Gelar
Menteri Keuangan Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap