Tujuh Pemain Bali United Terancam Hengkang, Kontrak Habis Akhir Musim

- Kamis, 21 Mei 2026 | 18:30 WIB
Tujuh Pemain Bali United Terancam Hengkang, Kontrak Habis Akhir Musim

Nasib tujuh pemain Bali United mulai menjadi perbincangan hangat jelang berakhirnya kompetisi Super League musim 2025/2026. Mereka dikabarkan berpotensi hengkang dari klub berjuluk Serdadu Tridatu karena kontraknya akan segera habis pada akhir musim ini. Beberapa di antaranya bahkan merupakan tulang punggung tim yang selama ini menjadi andalan.

Bali United saat ini masih menyisakan satu pertandingan terakhir melawan Dewa United pada pekan ke-34. Laga tersebut akan digelar di Banten International Stadium, Jumat (22/5). Namun, di tengah persiapan menghadapi partai pamungkas, isu eksodus pemain mulai ramai diperbincangkan oleh publik.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tujuh pemain yang masa baktinya akan berakhir pada Mei hingga Juni 2026. Menariknya, mayoritas dari mereka merupakan pemain reguler yang kerap tampil sepanjang musim. Empat nama di antaranya berasal dari sektor pemain asing, khususnya lini tengah, yaitu Tim Receveur, Brandon Wilson, Mirza Mustafic, dan Teppei Yachida.

Selain itu, winger asing Diego Campos juga masuk dalam daftar pemain yang kontraknya segera berakhir. Sementara itu, dua pemain lokal yang situasinya belum jelas adalah Muhammad Rahmat dan Yusuf Meilana. Potensi kepergian ketujuh pemain ini tentu dapat memengaruhi kekuatan Bali United pada musim depan, terutama karena mereka memiliki kontribusi signifikan di era kepelatihan Johnny Jansen.

Pelatih asal Belanda itu belum mau membocorkan siapa saja yang akan dipertahankan atau dilepas. Usai pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Minggu (17/5), Jansen mengakui bahwa pihaknya sudah mulai menyusun kerangka tim untuk kompetisi mendatang.

“Saya sudah membicarakan skuad untuk musim depan. Namun, saya belum bisa mengatakan berapa persen pemain yang akan bertahan dan pergi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut semakin memicu spekulasi bahwa Bali United kemungkinan akan melakukan perombakan skuad besar-besaran setelah musim berakhir. Meski belum mengumumkan secara resmi, Jansen memastikan komunikasi dengan para pemain sudah dilakukan.

“Para pemain sudah tahu posisi mereka, apakah akan tetap bertahan atau meninggalkan tim,” kata Jansen.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pembicaraan terkait masa depan pemain sudah dilakukan secara internal bersama manajemen. “Yang jelas, semua hal telah dibicarakan dengan para pemain. Para pemain tinggal menentukan nasibnya ke depan seperti apa,” lanjutnya.

Jika sebagian besar nama tersebut benar-benar hengkang, Bali United dipastikan harus bergerak agresif pada bursa transfer musim panas 2026. Kehilangan pemain asing inti hingga pilar lokal tentu akan membuat Serdadu Tridatu membutuhkan banyak tambahan tenaga baru. Situasi ini juga membuat para suporter mulai penasaran dengan arah proyek Jansen untuk musim depan, apalagi Bali United dikenal sebagai salah satu klub yang selalu membidik target papan atas di kompetisi Indonesia.

Laga kontra Dewa United pun bukan hanya menjadi penutup musim, tetapi juga bisa menjadi pertandingan terakhir bagi beberapa pemain bersama Bali United.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags