Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Saan Mustopa, menyambut positif pidato Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam rapat paripurna hari ini. Ia meyakini pidato tersebut mampu membangkitkan optimisme, khususnya terhadap kondisi nilai tukar rupiah yang tengah tertekan.
“Apa yang disampaikan oleh Pak Presiden terkait kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal itu, yang pertama, tentu menggambarkan semangat heroisme dan patriotisme dengan mengacu pada Pasal 33,” ujar Saan kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).
Menurut politisi tersebut, pidato Prabowo juga mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional ke depan. Ia bahkan meyakini bahwa kondisi ekonomi Indonesia akan mengalami perbaikan signifikan pada tahun 2027. “Saya yakin akan mengalami perbaikan dan peningkatan yang signifikan dari semua indikator yang tadi disampaikan oleh Presiden,” lanjutnya.
Sementara itu, Saan juga menilai pidato Presiden akan berdampak positif pada penguatan nilai tukar rupiah. Menurutnya, pelemahan rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi belakangan ini hanyalah fluktuasi pasar yang wajar.
“Itu kan menggambarkan dari yang disampaikan oleh Presiden dengan indikator-indikator yang tadi disampaikan itu juga menandakan optimisme bahwa rupiah kita akan menguat. Saya yakin bahwa hari ini ada fluktuasi yang terkait dengan rupiah maupun saham, itu menurut saya hal yang biasa saja, hal yang wajar,” jelasnya.
Dia menambahkan, pemerintah dipastikan telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna mencegah penurunan lebih lanjut, baik terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat maupun indeks saham gabungan. “Langkah-langkahnya ke depan, insyaallah, akan bisa tertahan dan mulai pulih kembali,” pungkasnya.
Artikel Terkait
BI Pangkas Batas Pembelian Valas Tunai Jadi 25 Ribu Dolar AS per Bulan, Berlaku Juni 2026
Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada Resmi Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026, Final Digelar di New Jersey
Gubernur Sumbar Dorong Penambang Ilegal di Sijunjung Urus Izin Usai Longsor Tewaskan Sembilan Orang
Persebaya Makin Serius Negosiasi Reza Arya, Persaingan Ketat dengan Ernando Ari di Bawah Mistar