Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Inggris. Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini, sebuah keputusan yang langsung mengguncang persaingan Liga Inggris. Legenda Manchester United, Gary Neville, pun mengaku terkejut dengan berita yang tersebar di tengah ketatnya perebutan gelar juara tersebut.
Informasi mengenai kepergian Guardiola pertama kali disiarkan oleh sejumlah media besar Inggris, seperti BBC, Sky Sports, Telegraph, dan The Athletic. Kabar itu muncul saat laga Arsenal melawan Burnley berlangsung pada Selasa dini hari, 19 Mei 2026. Penyebaran berita yang mendadak ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola.
“Saya sangat terkejut bahwa berita ini tersebar sekarang, bukan karena terjadi selama pertandingan ini, tetapi karena ini terjadi malam sebelum pertandingan Manchester City. Berita seperti ini bisa mengubah segalanya,” ujar Gary Neville saat menjadi komentator di laga Arsenal versus Burnley untuk Sky Sports.
Neville kemudian membandingkan momen ini dengan peristiwa bersejarah dalam sepak bola Inggris. Ia menyebut kepergian Dalglish dari Liverpool, Sir Alex Ferguson dari Manchester United, dan Juergen Klopp dari Liverpool sebagai titik balik besar. Menurutnya, keputusan Guardiola akan menjadi salah satu peristiwa serupa yang meninggalkan dampak mendalam.
“Saya ingat saat masih sekolah dan mendengar kabar Dalglish meninggalkan Liverpool, atau Sir Alex Ferguson meninggalkan Manchester United, atau yang lebih baru Juergen Klopp meninggalkan Liverpool. Itu adalah momen-momen besar dalam sepak bola dan ini akan menjadi sesuatu yang serupa,” pungkas Neville.
Sementara itu, Manchester City saat ini sedang berjuang keras dalam perburuan gelar juara Liga Inggris melawan Arsenal. The Citizens tertinggal lima poin dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, membuat situasi semakin menegangkan. Guardiola sendiri masih memiliki kontrak satu tahun bersama klub yang dibelanya sejak 2016 dan telah mempersembahkan banyak gelar selama masa jabatannya.
Di sisi lain, keputusan untuk meninggalkan klub di saat krusial ini menimbulkan spekulasi besar mengenai masa depan Manchester City. Tanpa sosok pelatih yang sangat berpengaruh seperti Guardiola, perjalanan tim asal Manchester itu ke depannya menjadi tanda tanya besar.
Artikel Terkait
Trump Tunda Serangan ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Dinilai Sangat Positif
AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran, Tuntut Penyerahan Uranium dan Hentikan Klaim Ganti Rugi Perang
Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Radikalisme Usai Bermain Gim Online, Dapat Pendampingan Psikologis
PSM Makassar Terancam Denda Rp340 Juta dan Sanksi Berat Usai Suporter Rusuh Lawan Persib