Adapun 17 operasi ini sebagai respons Hizbullah atas "pembunuhan" oleh Israel di Jauaiyya.
Dalam salah satu operasi, pejuang Hizbullah menmbakkan peluru kendali ke pabrik militer Israel.
Fasilitas yang terletak di pemukiman Sasa itu langsung terkena dampaknya.
Dalam operasi lainnya, Hizbullah meluncurkan lusinan roket Katyusha ke markas Korps Utara di pangkalan Ein Zeitim.
Ini terletak di samping markas cadangan Korps yang terletak di Divisi Galilea di Ami'ad dan sebuah gudang di lokasi, dikutip dari Al Mayadeen.
Operasi lainnya yaitu menargetkan unit pengawasan udara dan pusat operasional kendali udara di pangkalan strategis Meron dengan puluhan roket Katyusha dan peluru artileri.
Hizbullah meluncurkan peluru artileri ke Barak Zar'it Israel.
Pada pukul 17.00 waktu setempat, Hizbullah meluncurkan roket Katyusha ke posisi artileri Israel dan penempatan pasukan di sekitar Khirbat Ma'er.
Lima menit kemudian, roket Burkan berhasil diluncurkan dengan menargetkan lokasi Hadab Yarine.
Setelah itu, pangkalan militer Birket Risha juga menjadi sasaran roket Burkan.
Sebagai informasi, serangan Israel telah menewaskan sekitar 300 pejuang Hizbullah di Lebanon sejak awal perang
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Menag Terbang ke Kairo, Godok Rencana Cabangkan Al-Azhar di Indonesia
Cinta Tak Tergenang Banjir: Pengantin Digendong Menuju Pelaminan
Musk Tuntut OpenAI dan Microsoft Rp2.000 Triliun, Klaim Dukung Saat Masih Seumur Jagung
Puncak Arus Balik Libur Isra Mikraj Diprediksi Capai 197 Ribu Kendaraan