Respons positif mengalir dari delegasi negara-negara sahabat menyusul langkah Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan kendaraan taktis Maung MV3 Garuda buatan dalam negeri selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut momen tersebut sebagai bentuk nyata kebanggaan terhadap produk industri nasional yang kini tampil di panggung internasional.
“Saya kira ini satu bentuk kebanggaan bahwa kita telah mampu membuat suatu produksi mobil yang sejak pelantikan dipakai oleh Bapak Presiden. Kemudian beliau (Presiden) kemarin berpesan untuk bisa membawa itu ke sana dan respons yang saya dapatkan lewat rekan-rekan sejawat saya juga positif,” ujar Sugiono dalam keterangan yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (11/5/2026).
Menurut Sugiono, kehadiran kendaraan produksi PT Pindad tersebut di forum regional menjadi simbol bahwa Indonesia mampu bersaing dan hadir dengan peralatan yang mendukung, khususnya kendaraan dinas kepala negara. “Dan ini kebanggaan bangsa bahwa kita bisa hadir dalam satu forum internasional dengan peralatan yang mendukung dan produksi bangsa kita sendiri, khususnya ini mobil yang digunakan oleh Presiden,” tambahnya.
Penggunaan Maung MV3 Garuda Limousine oleh Presiden Prabowo dalam kunjungan luar negeri merupakan kali pertama dilakukan. Kendaraan tersebut diterbangkan langsung dari Indonesia menuju Cebu menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. Berdasarkan informasi dari Biro Pers Istana, Minggu (10/5), mobil kepresidenan itu telah tiba lebih dahulu di Cebu pada Senin (4/5) dan langsung didaratkan dari lambung pesawat untuk mendampingi mobilitas Presiden selama rangkaian agenda kenegaraan.
Di tengah deretan kendaraan delegasi negara-negara ASEAN, Maung MV3 Garuda Limousine berhasil mencuri perhatian. Presiden Prabowo secara khusus memilih menggunakan kendaraan produksi nasional tersebut sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di panggung dunia. Kendaraan taktis ringan ini merupakan varian terbaru dari keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad, dirancang khusus dari platform MV3 sebagai kendaraan resmi Presiden dan Wakil Presiden dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan Maung dalam forum internasional memiliki makna yang melampaui fungsi kendaraan operasional presiden. “Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.
Menurut Teddy, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di level internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya untuk mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.
Artikel Terkait
Pencanangan HUT ke-499 Jakarta: Pemprov Dorong Pemilahan Sampah dan Penataan Koridor Rasuna Said
Menkeu: Pajak Baru Baru Dipertimbangkan Jika Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen
Mantan Wasit Mark Halsey Dukung Keputusan VAR Anulir Gol West Ham ke Gawang Arsenal
Polri Diborong Pujian Usai Bongkar Judi Online 320 WNA, DPR Sebut Ini Alarm Serius Siber Nasional