Inovasi disebut sebagai kunci utama dalam menjaga kedaulatan ekonomi bangsa, dan upaya tersebut tidak boleh hanya terpusat di pemerintahan, melainkan harus dibangun secara merata hingga ke daerah-daerah, termasuk oleh para pengusaha di sana. Hal itu disampaikan oleh calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 22 Mei 2026.
“Denyut nadi kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, melainkan berdenyut kencang di setiap provinsi, dari Aceh hingga Papua,” ujar Anthony.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam pengantar bukunya yang berjudul Melaju Bersama untuk Indonesia Raya. Buku tersebut mengulas potensi pengembangan Indonesia yang berangkat dari refleksi perspektif pribadi serta pengalamannya selama bergerak di dunia usaha dan organisasi kepemudaan.
Anthony menekankan bahwa kepemimpinan teknokratis dan inovasi menjadi dua elemen yang tidak terpisahkan dalam menjaga kedaulatan ekonomi. Menurutnya, kedua hal itu sangat dibutuhkan untuk memahami tantangan transformasi digital serta masa depan kewirausahaan nasional yang semakin kompetitif.
“Karya ini adalah sebuah persembahan takzim dan wujud penghormatan saya kepada para penggerak ekonomi bangsa di garis terdepan,” kata Anthony.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus HIPMI di daerah. Anthony menilai, selama ini mereka bergerak hingga ke akar rumput demi menjaga kehormatan organisasi sekaligus memajukan ekonomi nasional.
“Setiap langkah inovasi kita adalah untuk kejayaan Indonesia Raya,” tegasnya.
Pesan tersebut memperkuat posisi Anthony sebagai figur pengusaha nasional yang membangun kepemimpinan berbasis kolaborasi dan penghormatan terhadap daerah. Visi besarnya adalah menjadikan pengusaha muda sebagai pilar utama kemajuan Indonesia di masa depan.
Artikel Terkait
Persijap Siap Hadapi Persib Tanpa Beban Usai Target Lolos Degradasi Tercapai
PM Senegal Kecam ‘Tirani Barat’ yang Dinilai Paksakan Nilai Homoseksualitas ke Negaranya
Tito Karnavian Ingatkan Tiga Provinsi Gunakan Dana Rp10,6 Triliun untuk Penanganan Bencana
Polisi Pilih Pendekatan Humanis, Tak Buru-Buru Jerat Ansy Jan De Vries dengan Pidana Meski Hoaks Terbukti