Menkes: Satu Sendok Mayones Setara Kalori dengan Sepotong Gorengan, Minta Masyarakat Kurangi Konsumsi

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:20 WIB
Menkes: Satu Sendok Mayones Setara Kalori dengan Sepotong Gorengan, Minta Masyarakat Kurangi Konsumsi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap fakta mengejutkan tentang mayones yang selama ini menjadi saus favorit masyarakat Indonesia. Kandungan utama mayones ternyata 80 persen adalah minyak, dan dalam satu sendok makan saja, kalorinya mencapai 100 setara dengan satu potong gorengan. Temuan ini mendorong Menkes untuk meminta masyarakat berhenti mengonsumsi mayones secara berlebihan.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan bahwa mayones kerap dijadikan pelengkap makanan, termasuk pada hidangan yang sebenarnya bernutrisi seperti sushi dan dimsum. Padahal, tambahan saus mayones justru melipatgandakan jumlah kalori tanpa memberi manfaat kesehatan yang berarti. “Lu tahu enggak, mayones yang jadi favorit kita ini sebenarnya isinya itu segini: 80 minyak. Satu sendok makan mayones seperti ini, kalorinya 100, sama dengan satu potong gorengan yang suka kita makan di pinggir jalan itu,” kata Budi dalam keterangan yang dikutip Jumat (26/6/2026).

Budi menyoroti kebiasaan masyarakat yang menambahkan mayones ke berbagai makanan. Menurutnya, sushi misalnya, sudah mengandung karbohidrat, protein, dan sayuran yang baik bagi tubuh. Namun, ketika ditutup dengan lapisan mayones, nilai kesehatannya justru berkurang. “Sushi-sushi seperti ini kelihatannya enak dan sehat. Ada karbonya, ada proteinnya, ada sayurnya, tapi di atasnya banyak mayonesnya,” ucap dia.

Hal serupa juga terjadi pada dimsum, makanan favorit anak muda. Satu dimsum tanpa saus mengandung sekitar 300 kalori. Namun, setelah ditambahkan saus mayones mentai, jumlah kalorinya melonjak menjadi 600. “Apalagi kalau seperti yang ini. Dimsum seperti ini kalau tidak dikasih saus, ya lumayan sehat, sekitar 300 kalori. Tapi kalau sudah kita kasih saus mentai seperti ini, kalorinya jadi 600, double dari sebelumnya. Hanya dapat gemuknya aja,” tutur Budi.

Menkes pun menyarankan agar masyarakat mulai mengurangi, bahkan berhenti mengonsumsi mayones. Meskipun rasanya enak dan memberikan sensasi umami, mayones tidak menyumbang nutrisi yang berarti bagi tubuh. “Makanya kita harus berhenti, apa-apa makan pakai mayones. Makan itu pakai mayones, makan ini pakai mayones. Memang enak sih, rasanya, umaminya, tapi kita nggak dapat apa-apa,” pungkas dia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags