Selebritas Steffi Zamora kembali menjadi sorotan publik setelah membagikan momen dirinya tengah menyusui anak pertama, Kaia Lanna Fernandez. Namun, perhatian warganet justru tertuju pada warna air susu ibu (ASI) miliknya yang tampak berbeda dari biasanya.
Dalam unggahan di Instagram, Steffi memperlihatkan ASI berwarna kuning pekat. Banyak warganet yang menilai warna tersebut menandakan kandungan nutrisi yang melimpah, seperti antibodi untuk imun bayi dan beta-karoten. Tak sedikit pula yang penasaran dengan pola makan sang aktris selama masa menyusui.
Menjawab rasa penasaran tersebut, Steffi akhirnya membongkar rahasianya melalui Instagram Story. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengonsumsi suplemen pelancar ASI atau yang kerap disebut ASI booster, seperti yang diduga sebagian netizen. Kunci utama menjaga kualitas ASI, menurut Steffi, terletak pada asupan protein yang tinggi.
“Sebenernya aku gapake ASI booster, ini cuma dari makanan aja,” tulis Steffi dalam unggahannya.
Ia mengaku rutin mengonsumsi telur organik omega setiap hari, bahkan dalam jumlah yang cukup banyak. Dalam sehari, Steffi bisa menghabiskan empat hingga delapan butir telur. “Yang wajib dimakan setiap hari telur organic omega minimal 4, biasanya 6-8,” ungkapnya.
Selain telur, Steffi juga gemar minum susu almond segar yang bukan berasal dari produk kemasan. Ia merasa susu almond fresh lebih cocok untuk menjaga kondisi tubuhnya selama menyusui. Daging juga menjadi bagian dari menu hariannya sebagai sumber protein tambahan. “Pokoknya harus banyak makan protein,” lanjutnya.
Menariknya, Steffi juga mengungkap peran besar sang suami, Nino Fernandez, dalam menjaga pola makannya. Nino disebut rajin memasakkan daun kelor hampir setiap hari untuk mendukung produksi ASI. “Tentunya daun kelor juga ya karena suami masakin daun kelor terus. Sekarang juga aku dipanggilnya ibu kelor karena makan daun kelor terus,” ujar Steffi.
Artikel Terkait
Polri Amankan 321 WNA dalam Penggerebekan Judi Online di Jakarta Barat, 275 Jadi Tersangka
Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Wajib untuk Anak Keluarga Mampu
Ahli Epidemiologi UI: Virus Hanta Bukan Fenomena Baru di Indonesia, Kasus Ditemukan Setiap Tahun
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Persipura Gagal Promosi ke Liga 1