Pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu juga mengatakan jika pejabat-pejabat yang datang kepadanya juga menawarkan pembangunan pesantren. "Bib, Habib mau berapa puluh triliun, ratus triliun, tulis.
Yang penting habib diam saja di pondok nggak usah ceramah bahas-bahas pemerintah," ujarnya, menirukan perkataan pejabat yang datang kepadanya. "Pondok Habib akan kami bangun semewah mungkin. Apa yang Habib mau, akan saya kasih," sambungnya.
Meski mendapat tawaran harta yang melimpah, Habib Bahar bin Smith mengaku dirinya dengan tegas tetap pada prinsipnya dan menolak tawaran tersebut. Dengan tegas, ia mengaku tidak akan bisa dibeli sampai mati.
"Apa jawaban saya? Mohon maaf saya nggak bisa kalian beli. Kalau ustaz atau habib yang lain mungkin bisa kalian beli. Bahar bin Smith sampai mati nggak bakal bisa kalian beli," ujarnya
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Bobotoh Kepincut Kapten Persija, Rizky Ridho Jadi Rebutan Jelang Duel Klasik
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang