GOR UNJ mendadak riuh. Sorak-sorai suporter memenuhi arena, merayakan kemenangan mutlak Black Steel FC Papua. Minggu sore itu, mereka membantai Unggul FC Malang dengan skor telak 5-1 dalam lanjutan Pro Futsal League 2025-2026. Hasil ini tentu saja jadi pernyataan keras dari tim asal Timur Indonesia.
Sejak bola pertama menggelinding, Black Steel langsung menunjukkan niat. Tekanan mereka intens, membuat pertahanan Unggul FC Malang terus terdesak. Di sisi lain, tim tamu sebenarnya tak tinggal diam. Mereka mengandalkan serangan balik kilat yang cukup berbahaya. Tapi, ya, pertahanan kedua tim awalnya terlihat rapat. Jual-beli serangan terjadi, namun tanpa gol.
Kebuntuan baru pecah di menit-menit kritis babak pertama.
Pada menit ke-19, Matheus Dos Reis akhirnya berhasil membobol gawang Unggul FC. Gol pembuka itu tercipta lewat skema serangan rapi yang mengoyak pertahanan lawan. 1-0 untuk Black Steel, skor yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, ritme permainan tak banyak berubah. Black Steel masih mendominasi. Dan hanya butuh tujuh menit setelah restart, mereka menggandakan keunggulan.
Kali ini Daniel Yeimo yang jadi eksekutor, di menit 26. Gawang Unggul FC bobol untuk kedua kalinya.
Nah, di sinilah pertandingan benar-benar lepas kendali bagi Malang. Black Steel seolah menggila. Dalam rentang lima menit yang mencengangkan, mereka menceploskan tiga gol tambahan beruntun. Adityas P (32'), Ardiansyah Nur (35'), dan Vinicius Costa (35') jadi pelaku utamanya. Serangan bagai gelombang yang tak terbendung.
Unggul FC hanya bisa membalas sekali. G-Vin Laik mencetak gol hiburan di menit 38, yang jelas tak cukup mengubah keadaan. Wasit pun meniup peluit panjang, mengukuhkan kemenangan besar Black Steel FC Papua dengan skor akhir 5-1.
Kemenangan ini jelas momentum penting bagi Black Steel. Mereka tak cuma menang, tapi menang dengan cara yang dominan dan penuh karakter. Sementara bagi Unggul FC, laga ini jadi pelajaran pahit tentang betapa kejamnya persaingan di Pro Futsal League.
Artikel Terkait
Warga dan TNI Mulai Bangun Jembatan Gantung di Klaten Atas Bantuan Presiden
BMKG Perpanjang Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter hingga 22 April
AS Ancam Target Infrastruktur Iran, Negosiasi Terancam Gagal
Menteri Energi AS Prediksi Harga Bensin Sudah Capai Puncak, Penurunan Diperkirakan Segera