Arteta Akui Kekalahan, Beri Pujian untuk Setan Merah
LONDON Wajah Mikel Arteta tampak suram. Di depan kamera BBC Match of the Day, pelatih Arsenal itu tak mencari-cari alibi. Ia mengakui dengan jujur kekalahan timnya dari Manchester United, dan justru memuji lawan yang tampil lebih efektif malam itu.
"Manchester United layak dapat pujian," ujarnya, mengawali pembicaraan. "Kami memberi mereka satu gol yang benar-benar aneh dan menyakitkan. Lalu, mereka punya dua momen brilian dan mencetak gol-gol luar biasa. Harus diakui, kami tidak tampil dengan performa terbaik."
Arteta kemudian membeberkan detail yang menurutnya jadi titik balik. Tiga puluh menit pertama, Arsenal menguasai jalannya laga. Mereka bahkan sempat unggul. Namun segalanya berubah setelah itu.
"Kami mulai kehilangan bola di area-area kritis, berulang kali. Dominasi yang kami bangun perlahan memudar. Permainan jadi berantakan dan tak terkendali," lanjutnya, menggambarkan keruntuhan itu.
Tanpa basa-basi, pria asal Spanyol itu mengambil semua tanggung jawab atas hasil buruk ini. Ia menegaskan, dirinyalah yang harus bertanggung jawab.
"Para pemain sudah berjuang dengan konsisten dan pantas dapat pujian. Tapi saat kalah, itu tanggung jawab saya. Saya yang harus melindungi mereka."
Ia mencoba melihat sisi positif. "Dalam sepak bola, Anda pasti akan melewati momen-momen sulit. Mustahil berharap menang setiap pertandingan. Margin kemenangan dan kekalahan itu tipis. Kami sudah mempersempitnya, dan sekarang harus bereaksi. Ujian pertama adalah laga Liga Champions di Rabu nanti. Hari ini kami tidak berada di level terbaik, dan kami membayar mahal untuk itu," tandas Arteta, menutup pernyataannya.
Di sisi lain, suasana di kubu tamu jelas berbeda. Michael Carrick, sang pelatih interim Manchester United, terlihat begitu lega dan bahagia. Kemenangan di markas Arsenal adalah pencapaian yang manis.
"Hari yang baik," ucap Carrick dengan senyum lebar. "Butuh usaha sangat besar untuk meraih ini. Saya bangga sekali pada para pemain."
Ia mengakui timnya harus bertahan di awal laga. Tapi perlahan, mereka justru tumbuh dan menemukan ritme permainan.
"Mereka fantastis. Lihat saja semangat dan komitmen mereka. Hasil ini sangat berarti, dan itu terlihat jelas di akhir pertandingan. Sungguh, datang ke sini dan menang bukan hal mudah. Perasaan di akhir laga tadi... fantastis," pungkasnya.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares